Polemik honorer terlibat politik praktis menjadi isu yang dibahas DPRD Bontang dalam rapat kerja bersama penyelenggaran pemilu dan pemerintah, di Hotel Sintuk, Senin malam (22/5/2023).
Anggota Komisi II DPRD Bontang Bakhtiar Wakkang menduga distribusi minyak goreng curah di Bontang dikendalikan mafia.
Anggota Komisi II DPRD Bontang Bakhtiar Wakkang kesal terhadap pimpinan PT Energi Unggul Persada (EUP), lantaran tak menghadiri rapat bersama soal distribusi minyak goreng bagi masyarakat.
Anggota Komisi III DPRD Bontang meninju empat bangunan di Jalan Sawi, RT 12, Kelurahan Gunung Elai yang terancam ambruk karena adanya pergeseran tanah.
Komisi I DPRD Bontang menyoroti rencana relokasi dua sekolah. Salah satunya SMPN 7 Bontang diproyeksikan ke SDN 010 Bontang Utara
Wakil Ketua Komisi I DPRD Bontang Raking meminta pemerintah menggunakan jasa penjahit lokal, dalam rencana pengadaan seragam batik kuntul perak untuk pelajar setingkat SD dan SMP di Kota Bontang tahun depan.
Ketua Komisi III DPRD Bontang Amir Tosina berencana memanggil Dinas Perhubungan Kota Bontang dan Agensi Kapal, untuk meminta penjelasan terkait sulitnya merealisasikan pembukaan rute pelayaran dari Pelabuhan Loktuan-Mamuju.
Wakil Ketua Komisi I DPRD Bontang Raking meminta pemerintah memperhatikan fasilitas pendidikan di wilayah pesisir.
Wakil Ketua Komisi I DPRD Bontang Raking meminta Pemkot Bontang menyediakan sarana transportasi laut bagi pengajar di wilayah pesisir.
Krisis lahan pemakaman di Bontang makin nyata. Wakil Ketua DPRD Bontang Agus Haris melihat hal itu sebagai masalah yang perlu ditangani segera dengan membebaskan lahan baru.















