DPRD Kabupaten Kutai Timur berkomitmen untuk memastikan sejumlah proyek Multi Years Contract (MYC) dapat selesai tepat waktu dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp270 miliar.
DPRD Kutai Timur mendorong percepatan pembangunan fasilitas kesehatan, termasuk penambahan dokter spesialis dan Rumah Sakit Pratama di wilayah terpencil seperti Muara Wahau, Kongbeng, dan Telen.
Sebagai bagian dari fungsi utama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Julfansyah, Anggota DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim), menegaskan komitmennya untuk melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan Peraturan Daerah (Perda) dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) guna memastikan kelancaran pembangunan di Kutim.
Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Syaiful Bakhri, mendukung penuh program rumah layak huni untuk masyarakat. Namun, ia menekankan pentingnya memastikan program tersebut tepat sasaran agar bantuan diberikan kepada keluarga yang benar-benar membutuhkan.
Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim) Syaiful Bakhri, menegaskan pentingnya akurasi data dalam program pengentasan kemiskinan agar bantuan dapat tepat sasaran.
Ketua DPRD Kutai Timur (Kutim), Jimmi, menyoroti kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar yang terus dikeluhkan masyarakat, khususnya para nelayan.
Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Julfansyah, menyoroti kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim yang dinilainya memengaruhi kinerja pemerintahan.
Ketua Fraksi Gelora Amanat Perjuangan DPRD Kutim, Faizal Rachman, mengkritisi rendahnya serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kutai Timur (Kutim) 2024. Hingga triwulan ketiga, penyerapan anggaran hanya mencapai 29,47 persen dari total Rp14 triliun.
Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) yang tengah disusun oleh DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim) untuk periode 2024-2045 bertujuan untuk mempercepat pembangunan dan mendongkrak perekonomian daerah.
Anggota DPRD Kutai Timur, Syaiful Bakhri, menyoroti minimnya ketersediaan dokter spesialis di sejumlah kecamatan yang menjadi kendala utama dalam peningkatan layanan kesehatan masyarakat.
















