Bontang – Fakta tersangka berinisial Am (48) pekerja penjaga pondok nelayan di Desa Saliki, Kecamatan Muara Badak yang diringkus polisi pada Selasa (4/11) kemarin bertransaksi dengan langsung ketemu dengan pembeli.
Kapolres Bontang AKBP Widho Anriano melalaui Kasat Polairud AKP Fahrudi mengatakan, sabu yang dijual langsung dibeli oleh para nelayan sekitar.
Sebanyak 2 jenis poketan ia jual dan pondok tersebut dijadikan loket. Dengan harga Rp1 juta paling tinggi dan harga Rp100 ribu poketan kecil yang paling rendah.
Polisi sudah memantau gerak gerik tersangka beberapa hari ke belakang. Dimana informasi masyarakat menjadi pembuka kasus peredaran gelap narkoba di kawasan pesisir terungkap.
“Dia jual ke nelayan aja. Mereka transak dengan sistem langsung ketemu di tempat,” ucap AKP Fahrudi.
Setelah ditelusuri tersangka mengaku mengambil sabu itu dari seseorang di Kota Samarinda. Bahkan tersangka ini merupakan residivis kasus serupa dan bebas pada 2023 lalu.
Berdasarkan alamat KTP tersangka tinggal di Kota Samarinda. Ia merantau ke Muara Badak dan rupanya tidak jera. Tetap menjalani profesinya sebagai pengedar sabu.
“Kalau residivis biasanya hukuman akan lebih berat. Dari ponselnya kami telusuri keberadaan bandar. Karena mereka komunikasi lewat situ dan tidak bertemu,” tuturnya.
Sebelumnya diberitakan, Satpolairud Polres Bontang mengamankan seorang nelayan yang menyambi sebagai pengedar narkoba jenis sabu di Desa Saliki Kecamatan Muara Badak pada Selasa (4/11/2025) dini hari.
Kapolres Bontang AKBP Widho Anriano melalui Kasat Polairud AKP Fahrudi mengatakan, tersangka yang diamankan berinisial Am (48).
Dia merupakan penjaga tambak di TKP tersebut. Setelah diobrak-abrik didapati 28 poket sabu siap edar yang disimpan tersangka.
Terdiri dari 14 poket dengan eceran harga Rp1 juta. Serta 14 lainnya eceran seharga Rp100 ribu. Sabu itu didapatkan tersangka dari seseorang yang tidak dikenalnya.
“Berat kotor kami dapat 17,21 gram. Tapi setelah ditimbang bersih barang bukti hanya 10,63 gram. Sisanya berat plastik klip. Dia pekerja penjaga pondok,” tandasnya.














Leave a Reply