BONTANG — Menteri LH RI Hanif Faisol Nurofiq, melakukan kunjungan langsung ke Kampung Selambai, Sabtu (7/2) tanpa pendampingan pejabat daerah.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda finalisasi penilaian tata kelola sampah di Kota Bontang. Sebab, berpeluang meraih Penghargaan Adipura.
Menurutnya, Kota Bontang masuk dalam jajaran daerah dengan nilai tertinggi dalam penilaian awal yang dilakukan terhadap 471 kabupaten/kota di Indonesia.
Selain Bontang, terdapat tiga daerah lain dengan nilai tertinggi yang juga mendapat kunjungan langsung dari Tim KLH RI.
Peninjauan lapangan secara langsung dinilai perlu dilakukan guna memastikan hasil penilaian berlangsung objektif.
“Sebagai langkah penilaian yang objektif maka kami tidak ingin didampingi oleh pejabat tingkat provinsi dan kota,” ujar Hanif saat dikonfirmasi, Sabtu (7/2).
Hasil peninjauan. Ia mengatakan, kondisi pengelolaan Msampah disejumlah titik dinilai relatif memadai. Yakni, jalan protokol, rumah sakit, dan pasar.
Namun, masih terdapat segmen yang perlu dibenahi. Terkhusus, pada aspek pengelolaan sampah di tingkat masyarakat.
“Masih banyak pekerjaan rumah yang dilakukan oleh kepala daerah untuk pengelolaan sampah di beberapa titik agar kesehatan masyarakat terjamin,” jelasnya.
Hanif menuturkan, hasil peninjauan lapangan akan dituangkan dalam berita acara dan diteruskan sebagai dasar keputusan tertulis terkait daerah penerima penghargaan Adipura.
Kemudian, pengumuman dan penyerahan penghargaan dijadwalkan berlangsung pada momentum Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), pada 21 Februari 2026 mendatang.
“Daerah yang mendapat penghargaan Adipura akan menjadi daerah percontohan di nasional,” tandasnya.













Leave a Reply