BONTANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang mengalokasikan anggaran Rp 11 miliar, untuk pengadaan sepatu dan tas gratis bagi pelajar tingkat SD hingga SMP.
Program ini melengkapi kebijakan sebelumnya terkait penyediaan seragam sekolah gratis.
Berdasarkan data pada Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) Inaproc, anggaran untuk sepatu mencapai Rp6,5 miliar, sementara tas sebesar Rp4,8 miliar.
Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, menjelaskan proses pengadaan dilakukan melalui mekanisme e-katalog.
Menurutnya, untuk memenuhi kebutuhan dalam jumlah besar, pengadaan sepatu dan tas dilakukan melalui pihak ketiga di luar daerah.
“Untuk tas dan sepatu, kami berkontrak dengan pihak ketiga dan pengadaannya dari luar daerah,” katanya saat dikonfirmasi, Rabu (1/4/2026).
Ia mengatakan, langkah tersebut diambil karena keterbatasan pelaku usaha lokal dalam memenuhi produksi skala besar.
Namun, pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tetap dilakukan melalui program pengadaan seragam sekolah.
Jumlah kebutuhan perlengkapan sekolah ini menyesuaikan jumlah peserta didik baru, dengan rincian sekitar 9.850 paket untuk siswa SMP dan 19.970 paket untuk siswa SD.
Ia berharap, bantuan ini dapat meringankan beban orang tua di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil.
Selain itu, pihak sekolah diminta berperan aktif dalam proses distribusi, terutama memastikan ukuran sepatu sesuai dengan kebutuhan siswa.
“Harapannya, program ini berjalan lancar dan memberi manfaat bagi peserta didik,” tutupnya. (Adv)













Leave a Reply