BONTANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang terus berupaya meningkatkan kualitas sarana pendidikan.
Upaya ini dilakukan meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran daerah. Sejumlah sekolah SD dan SMP mendapat perbaikan fasilitas umum, seperti kamar mandi atau toilet.
Namun, pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) belum dapat dilaksanakan tahun ini menggunakan APBD Bontang.
Sehingga, program prioritas ini telah diusulkan kepada pemerintah pusat.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud Bontang, Nuryadi Bachtiar, mengatakan, usulan pembangunan dan revitalisasi ruang kelas telah diajukan ke pemerintah pusat berdasarkan kebutuhan rill kondisi bangunan di setiap sekolah.
“Sejumlah sekolah sudah kami ajukan untuk mendapatkan bantuan pembangunan maupun revitalisasi dari pemerintah pusat,” kata Nuryadi saat dikonfirmasi, Jumat (17/4/2026)
Ia menjelaskan, langkah ini diambil agar kebutuhan infrastruktur pendidikan tetap dapat terpenuhi.
Sehingga, sekolah diminta menyajikan data sesuai kondisi riil bangunan tanpa manipulasi dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
Menurutnya, validitas data menjadi kunci agar pemerintah pusat dapat mengalokasikan anggaran secara tepat sasaran sesuai kebutuhan di lapangan.
“Sekolah tidak diminta untuk memanipulasi data. Kami ingin seluruh usulan berbasis kondisi nyata agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat,” tandasnya. (Adv)













Leave a Reply