Bontang – Keberadaan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bontang di bawah koordinasi DPM-PTSP Kota Bontang terus menjadi pusat aktivitas penting bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung kelancaran bisnis, perizinan, dan administrasi ekonomi. Kepala DPM-PTSP Kota Bontang, Muhammad Aspiannur, menyebut MPP kini tidak hanya fokus pada pelayanan administratif, tetapi juga menjadi motor penggerak investasi daerah.
Ia menjelaskan bahwa pelaku usaha kini dapat mengakses hampir seluruh kebutuhan administrasi bisnis di satu lokasi MPP Tamrin. Baik layanan perizinan, konsultasi investasi, hingga pendampingan proses OSS-RBA tersedia langsung di gerai DPM-PTSP Kota Bontang. Hal itu membuat iklim investasi lebih kondusif sekaligus mempercepat proses usaha masyarakat.
Di MPP, pelaku UMKM dapat mengurus legalitas usaha melalui Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan, memperoleh sertifikat kesehatan pangan dari Dinas Kesehatan, mendapatkan izin reklame lewat Dinas Perhubungan, hingga mengurus pajak usaha di Kantor Pelayanan Pajak Pratama.
“Kehadiran berbagai layanan ini sangat mempengaruhi efisiensi waktu dan biaya,” tuturnya, Jum’at (14/11/2025).
Berbagai instansi pendukung sektor ketenagakerjaan juga tersedia, mulai dari Dinas Ketenagakerjaan, BPJS Ketenagakerjaan, hingga layanan pendampingan usaha dari Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat. MPP juga menyediakan layanan BUMN seperti Telkom, PLN, dan PT Pos Indonesia untuk kebutuhan konektivitas usaha hingga pengiriman produk.
Tidak hanya itu, MPP memperluas kemudahan akses layanan pertanahan melalui Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) dengan layanan sertifikat, pemecahan, dan pengecekan berkas tanah. Layanan Samsat dan Bea Cukai turut memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha yang bergerak di bidang transportasi dan perdagangan.

Masyarakat dan investor juga diuntungkan dengan kehadiran berbagai perbankan dalam satu lokasi. Bank BRI, BSI, BCA, Mandiri, Bank Kaltimtara, dan Dhanarta siap melayani kebutuhan transaksi, kredit UMKM, hingga pembiayaan investasi secara langsung. PDAM, BME, dan Perumda Aneka Jasa Usaha melengkapi layanan utilitas wilayah.
Didukung hadirnya Kodim, Basnas, Nujek, dan gerai Produk UMK, MPP Bontang menjadi ruang interaksi yang lebih dinamis antara pemerintah dan pelaku usaha.
“Keberadaan MPP adalah sarana strategis dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi lokal dan memperkuat pelayanan publik modern,” katanya.
Ia berharap integrasi layanan yang semakin lengkap mampu memperkuat daya tarik investasi di Kota Bontang dan memberi kemudahan maksimal bagi masyarakat dalam mengakses layanan administrasi yang cepat, mudah, dan terkoordinasi. (MH)













Leave a Reply