Bontang – Musisi muda Nadhif Basalamah sukses menghipnotis ribuan warga Bontang saat tampil di malam penutupan Seni Sana Sini 2025 yang digelar PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) di Ballroom Hotel Equator, Minggu (2/11/2025) malam.
Penyanyi yang dikenal lewat lagu Penjaga Hati itu membawakan sejumlah hits yang akrab di telinga penggemar.
Antusiasme semakin terasa ketika penonton larut bernyanyi bersama. Momen emosional pun tercipta saat salah satu penonton memanfaatkan suasana tersebut untuk melamar sang pujaan hati, yang langsung disambut sorak dan dukungan dari pengunjung yang hadir.
Direktur Keuangan dan Umum Pupuk Kaltim, Qomaruzzaman, mengatakan kegiatan ini menjadi upaya perusahaan untuk terus mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus memberi ruang bagi pelaku seni menampilkan karya terbaiknya.
“Melalui kegiatan ini, Pupuk Kaltim berupaya dekat dengan masyarakat serta mewadahi pelaku seni untuk mengaktualisasikan karya yang dihasilkan,” katanya saat malam penutupan, Minggu (2/11).
Seni Sana Sini 2025 yang digelar sejak 31 Oktober mengusung tema Essence of Earth. Tema ini menggambarkan keterkaitan antara seni, budaya, dan unsur kehidupan bumi sebagai sumber inspirasi kreatif manusia.
Selama pelaksanaan, Ballroom Hotel Equator disulap menjadi pusat aktivitas seni. Beragam pertunjukan dan ruang eksplorasi dihadirkan, mulai dari pameran lukisan, lomba melukis, pertunjukan tari tradisional, stand up comedy, hingga pameran keris dari berbagai daerah di Nusantara.
Tak hanya menampilkan seni konvensional, sentuhan teknologi digital juga turut dihadirkan. Salah satunya melalui wahana virtual reality bertema pabrik yang memungkinkan pengunjung merasakan simulasi proses produksi pupuk secara interaktif.
Sementara di area luar ballroom, puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)lokal turut meramaikan acara dengan memasarkan produk unggulan, seperti kuliner, kriya, fesyen, hingga dekorasi seni.
Qomaruzzaman mengatakan, Seni Sana Sini tidak sekadar menjadi bagian dari perayaan ulang tahun perusahaan, tetapi juga menjadi jembatan antara dunia industri dan kebudayaan.
“Seni Sana Sini bukan hanya perayaan ulang tahun, tetapi juga bentuk apresiasi Pupuk Kaltim kepada pelaku seni lokal,” terangnya.
Melihat tingginya antusiasme masyarakat, ia menyebut Seni Sana Sini akan terus dikembangkan sebagai agenda tahunan Pupuk Kaltim agar semakin banyak pelaku seni dan masyarakat mendapatkan ruang berekspresi.
“Kami berharap momentum ini tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga menjadi titik tumbuh bagi generasi kreatif di Bontang dan Indonesia,” tutupnya. (*)













Leave a Reply