BONTANG – Pemkot Bontang terus meningkatkan layanan kesehatan, bagi anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) atau autisme.
Bahkan, pendampingan bagi anak-anak autisme. Diklaim, upaya tersebut dilakukan melalui penguatan akses layanan terapi, fasilitas kesehatan, hingga pemanfaatan program jaminan kesehatan yang dapat diakses masyarakat.
Wali Kota Bontang Neni Moernaeni menuturkan, autisme merupakan kondisi yang dipengaruhi berbagai faktor dan tidak dapat disimpulkan berasal dari satu penyebab tunggal. Sejumlah penelitian menunjukkan autisme berkaitan dengan kombinasi faktor genetik dan perkembangan otak yang terjadi sejak masa kehamilan maupun awal kehidupan anak.
Sehingga, Pemkot Bontang memilih untuk lebih fokus pada upaya penanganan dan pelayanan dibanding memperdebatkan faktor penyebabnya. Pendekatan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih nyata bagi anak dan keluarga yang membutuhkan pendampingan.
“Banyak faktor penyebabnya. Tapi kita tidak bisa saling menyalahkan. Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik,” kata Neni Moernaeni saat dikonfirmasi, Kamis (4/6/2026).
Sebagai bentuk perhatian terhadap tumbuh kembang anak, ia mengatakan, telah menyiapkan berbagai layanan kesehatan yang mendukung proses terapi dan pendampingan. Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan kesehatan melalui program BPJS Kesehatan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, orang tua diminta untuk aktif memantau perkembangan anak sejak usia dini melalui posyandu maupun fasilitas kesehatan terdekat. Dan, deteksi dini menjadi langkah penting untuk memastikan anak memperoleh penanganan yang tepat apabila ditemukan adanya hambatan perkembangan.
“Gejala autisme umumnya mulai terlihat sebelum anak berusia tiga tahun. Beberapa tanda yang perlu diperhatikan antara lain keterlambatan bicara, minimnya kontak mata, kecenderungan bermain sendiri, sering mengulang kata atau gerakan tertentu, serta sensitivitas berlebih terhadap suara, cahaya, maupun sentuhan,” terangnya.
Untuk mendukung layanan tersebut, ia menjelaskan, telah menyediakan fasilitas Autisme Center yang dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai tempat pendampingan dan terapi bagi anak-anak dengan kebutuhan khusus.
“Pemkot Bontang juga punya Autisme Center. Itu bisa dimanfaatkan masyarakat yang membutuhkan layanan pendampingan,” tandasnya. (Adv)














Leave a Reply