BONTANG — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan generasi emas Bontang melalui program wajib belajar 19–21, yang menjadi salah satu visi dan misi Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni.
Program ini merupakan langkah strategis untuk memastikan seluruh anak usia sekolah di Bontang mendapatkan hak pendidikan secara optimal.
Disdikbud tak hanya berfokus pada peningkatan mutu pendidikan di sekolah, tetapi juga pada pengawasan dan pengendalian anak-anak yang masih berkeluyuran di luar rumah pada jam belajar.
Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan kolaborasi lintas instansi untuk memastikan program ini berjalan efektif.
“Kami bekerja sama dengan perangkat kelurahan, Satpol PP, dan pihak kepolisian dalam pengawasan anak-anak di luar jam sekolah. Tujuannya agar mereka benar-benar fokus belajar, baik di sekolah maupun di rumah,” ujarnya, Senin (3/11/2025).
Menurut Abdu Safa, keberhasilan program wajib belajar 19–21 tidak hanya ditentukan oleh sekolah dan pemerintah, tetapi juga peran aktif orang tua dan masyarakat.
“Kita ingin membentuk ekosistem pendidikan yang saling mendukung. Semua pihak punya tanggung jawab untuk memastikan anak-anak kita tumbuh menjadi generasi berpendidikan, berkarakter, dan siap bersaing di masa depan,” tambahnya.
Melalui upaya berkelanjutan ini, Disdikbud Bontang berharap visi Wali Kota dalam mencetak generasi emas Bontang dapat terwujud, sekaligus menjadi fondasi kuat bagi kemajuan pendidikan di kota tersebut. (Adv/Azi)












Leave a Reply