Bontang – Upaya mendorong pertumbuhan ekonomi biru dan sektor pariwisata di Kota Bontang tak hanya bergantung pada potensi bahari dan UMKM. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Bontang menegaskan bahwa salah satu kunci kesuksesan pengembangan kota wisata adalah kesiapan infrastruktur pendukung, termasuk ketersediaan hotel dan penginapan yang memadai.
DPM-PTSP Kaltim sebelumnya melihat peluang besar bagi Bontang untuk menggaet investasi pariwisata. Menanggapi hal itu, DPM-PTSP Bontang menyatakan bahwa sektor perhotelan masih menjadi tantangan utama yang harus segera dicarikan solusi agar geliat investasi dapat meningkat signifikan.
Kepala DPM-PTSP Kota Bontang, Muhammad Aspiannur mengatakan pihaknya terus mempelajari hambatan yang membuat investor belum maksimal masuk ke sektor ini. Menurutnya, dua persoalan terbesar adalah keterbatasan lahan strategis dan karakter Bontang yang masih didominasi aktivitas industri.
“Lahan strategis di Bontang sangat terbatas karena sebagian besar sudah digunakan untuk permukiman dan kawasan industri. Ini membuat pengusaha perhotelan harus lebih selektif dalam menetapkan lokasi,” jelasnya saat dikonfirmasi, Senin (17/11/2025).

Selain itu, Bontang belum memiliki citra kuat sebagai kota wisata. Kondisi ini membuat potensi okupansi hotel belum dianggap cukup menarik oleh investor.
“Orang datang ke Bontang mayoritas untuk bekerja, bukan berwisata. Investor tentu sangat berhitung sebelum membangun hotel,” ujarnya.
Meski demikian, DPM-PTSP Bontang menegaskan bahwa sektor perhotelan tetap harus mulai disiapkan sejak sekarang. Dirunya menyebut pihaknya rutin membuka ruang konsultasi dengan calon investor, melakukan pemetaan area yang memungkinkan untuk pendirian hotel, hingga mengkaji peluang kerja sama pemanfaatan lahan.
“Kami siap memfasilitasi, memberikan pendampingan perizinan, dan menghubungkan investor dengan pemilik lahan atau pihak terkait. Potensi wisata bahari dan ekonomi biru Bontang sedang tumbuh, dan ketika itu berkembang, kebutuhan hotel pasti meningkat,” tegasnya.
DPM-PTSP Bontang berharap langkah proaktif ini dapat memicu masuknya investor baru, shingga Bontang tidak hanya kuat sebagai kota industri, tetapi juga berkembang sebagai destinasi wisata yang memiliki daya tarik dan fasilitas lengkap. (MH)











Leave a Reply