Bontang – Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispopar-Ekraf) Bontang menggelar pelatihan dan sertifikasi tour guide pariwisata, selama dua hari, mulai dari Selasa-Rabu (25-26/11/2025), di Hotel Grand Mutiara.
Peningkatan dan pembenahan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) ini menyasar sebanyak 45 peserta dari berbagai organisasi pariwisata, yakni Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Bontang, Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA), Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI), dan Duta Wisata.
Kepala Bidang Pariwisata Dispopar-Ekraf Bontang Muhammad Ihsan mengatakan, pelatihan ini menggandeng Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Mahamu Mandiri, yang berada di bawah naungan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Menurutnya, sertifikasi ini menjadi langkah penting untuk mempersiapkan SDM pariwisata Bontang agar memiliki standar kompetensi yang diakui secara nasional. Kemudian, mampu bersaing secara profesional.
“Para pemandu wisata di Bontang harus berkualitas. Mereka merupakan garda terdepan yang menyambut wisatawan domestik dan luar daerah,” ujar Ihsan -sapaan akrabnya- saat dikonfirmasi, Selasa (25/11/2025 ).

Melalui pelatihan dan uji kompetensi ini, peserta dibekali kemampuan public speaking, penguasaan informasi destinasi wisata, serta kepribadian yang ramah dalam memberikan pelayanan kepada wisatawan.
Semisal, mereka diberikan salah satu materi tentang teknik komunikasi, agar bisa menyampaikan narasi menarik tentang objek wisata, budaya, hingga kuliner khas Bontang.
Sehingga, para peserta menjadi sumber informasi yang solutif bagi pengunjung. Terlebih, bisa memberikan pengalaman pelesir terbaik bagi wisatawan.
“Program ini menjadi bukti keseriusan kami dalam memperkuat kualitas SDM pariwisata. Dan, jadi pondasi penting dalam memajukan destinasi lokal,” tandasnya. (Adv)












Leave a Reply