BONTANG – Sejumlah siswa SDN 001 Bontang Utara mulai menjalani latihan sebagai persiapan menghadapi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2026 cabang Kids’ Athletics yang dijadwalkan berlangsung pada Mei mendatang.
Guru Pendidikan, Jasmani, Olah raga, dan Kesehatan (PJOK) SDN 001 Bontang Utara, Resky Awaliyah, mengatakan latihan perdana dilakukan usai masa libur sekolah. Pada hari pertama, para peserta sudah menunjukkan semangat tinggi dalam mengikuti seluruh rangkaian latihan.
“Latihan baru dimulai setelah libur. Mereka tetap hadir dan terlihat antusias mengikuti kegiatan,” kata Resky Awaliyah saat dikonfirmasi, Sabtu (25/4).
Dalam sesi latihan, siswa menjalani berbagai materi dasar atletik, seperti lari sprint, lari zig-zag menggunakan cone, hingga lompat gawang mini. Selain itu, mereka juga berlatih gerakan roll depan di atas matras guna meningkatkan koordinasi tubuh.
Suasana latihan terlihat aktif. Para siswa tampak berlari, melompati rintangan, serta saling memberi dukungan. Meski terlihat lelah, semangat mereka tetap terjaga sepanjang latihan berlangsung.
Resky menjelaskan, materi yang diberikan merupakan bagian dari kategori “formula 1” dalam Kids’ Athletics, yakni lintasan yang mengombinasikan gerakan lari, lompat, dan sprint. Selain itu, terdapat pula nomor “escape run” yang menggabungkan unsur lari cepat dan lompatan.
Dua siswa yang dipersiapkan untuk mewakili sekolah pada cabang tersebut adalah Muhammad Imam Fajar Hambali (kelas 5C) dan Alisa Nur Raisabila (kelas 4A). Berdasarkan evaluasi awal, kemampuan lari keduanya dinilai cukup baik, meski masih memerlukan peningkatan pada teknik pernapasan dan lompat.
Catatan waktu sementara menunjukkan salah satu siswa mampu menempuh sprint pendek dalam kisaran 10–11 detik, sedangkan lintasan rangkaian diselesaikan sekitar 20 detik.
Selain Kids’ Athletics, SDN 001 Bontang Utara juga akan ambil bagian dalam cabang olahraga lain seperti pencak silat dan bulu tangkis. Masing-masing cabang telah menjalani proses pembinaan dan seleksi tersendiri.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang, Saparuddin, menyatakan dukungan penuh terhadap persiapan yang dilakukan sekolah.
Menurutnya, pembinaan sejak dini menjadi kunci dalam mencetak atlet pelajar yang berprestasi.
“Kami berharap pembinaan ini berjalan konsisten sehingga mampu melahirkan atlet-atlet muda yang berprestasi, baik di tingkat kota maupun ke jenjang yang lebih tinggi,” tandasnya. (Adv)














Leave a Reply