-Bontang – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Bontang terus memperkuat strategi promosi investasi daerah. Salah satu langkah yang ditempuh adalah memperluas jangkauan informasi melalui media nasional serta pemasangan iklan di sejumlah bandara strategis. Upaya ini dilakukan untuk memperkenalkan potensi unggulan Bontang kepada pelaku usaha dari berbagai daerah hingga mancanegara.
Kepala DPM-PTSP Kota Bontang, Muhammad Aspiannur, mengatakan pihaknya telah memasang iklan promosi investasi di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan dan Bandara APT Pranoto Samarinda. Iklan tersebut tayang selama tiga bulan pada awal 2025 lalu sebagai bentuk kampanye menarik minat investor.
“Kalau tidak ada kendala dan anggarannya tersedia, kami siap melanjutkan kerja sama promosi di bandara. Karena ini titik strategis, tempat pelaku usaha keluar masuk,” ujarnya, Rabu (12/11/2025).
Bandara dipilih karena merupakan pintu utama kedatangan calon investor di Kalimantan Timur. Dengan tampilan visual yang informatif, Bontang ingin menunjukkan daya tarik sebagai kota industri yang stabil, aman, dan terbuka untuk pengembangan usaha baru.
Tak hanya di bandara, DPM-PTSP Bontang juga menggandeng media nasional seperti CNN Indonesia, Kompas, Detik, Liputan6, dan BeritaSatu. Lewat pemberitaan dan konten advertorial, informasi mengenai peluang investasi Bontang dapat tersebar lebih luas ke publik nasional.
Kolaborasi tersebut dinilai efektif dalam meningkatkan awareness dan memperkuat citra Bontang sebagai kota yang memiliki daya saing ekonomi. Eksposur media ini diharapkan membangun kepercayaan investor terhadap seriusnya pemerintah dalam membuka ruang usaha.
Ia mengatakan pihaknya juga tengah merancang program talkshow khusus di salah satu stasiun televisi nasional untuk membahas potensi investasi Bontang secara mendalam. Rencana ini akan diajukan dalam anggaran 2026 mendatang.
“Promosi harus konsisten dan bertahap. Semakin luas informasi tersebar, semakin besar peluang investor datang,” pungkasnya. (MH)














Leave a Reply