BONTANG – Melalui kegiatan praktik keterampilan, siswa SD Negeri 009 Bontang Selatan (BS) berhasil membuat kerajinan berbahan kain dengan motif alami dari daun pepaya dan daun singkong yang dikenal dengan ecoprint
Plt Kepala Sekolah 009 BS Amiruddin mengatakan, motif yang dihasilkan tampak unik dan artistik karena memanfaatkan bentuk serta serat alami daun sebagai pola utama.
Selain menjadi sarana pembelajaran, hasil karya tersebut juga memiliki nilai guna yang langsung dirasakan di lingkungan sekolah.
Taplak meja hasil karya siswa kini telah digunakan di setiap ruang kelas, menambah estetika sekaligus menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman.
Tidak hanya itu, taplak meja juga dimanfaatkan di ruang guru sebagai pelengkap interior yang bernuansa kreatif dan ramah lingkungan.
Menariknya, hasil kerajinan ini tidak hanya berhenti sebagai pajangan. Beberapa di antaranya juga digunakan dalam kegiatan sekolah, seperti oleh anggota pramuka dan saat pelaksanaan pengawasan ujian.
“Karya siswa memiliki fungsi praktis sekaligus mendukung berbagai aktivitas sekolah,” kata Amiruddin saat dikonfirmasi, Rabu (29/4/2026)
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang Abdu Safa Muha, menilai kegiatan seperti ini mampu mengembangkan kreativitas siswa sekaligus menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan.
Selain itu, pemanfaatan hasil karya dalam kegiatan sehari-hari di sekolah dinilai menjadi bentuk pembelajaran kontekstual yang efektif.
“Ini menjadi contoh baik bagaimana pembelajaran tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga praktik yang berdampak langsung,” tandasnya. (Adv)














Leave a Reply