BONTANG – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemkot Bontang berkolaborasi dengan PT Indominco Mandiri (IMM), dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Aksi lingkungan ini dilaksanakan di area operasional perusahaan, Rabu (24/6) dengan mengusung tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim” dan diisi dengan aksi penanaman bibit pohon serta transplantasi terumbu karang sebagai upaya rehabilitasi ekosistem darat dan laut.
Wali Kota Bontang Neni Moernaeni menuturkan, aksi lingkungan ini menjadi bentuk pelestarian lingkungan yang melibatkan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
Menurutnya, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum untuk memperkuat kesadaran kolektif dalam menjaga bumi dan menghadapi tantangan perubahan iklim.
“Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia merupakan momentum global untuk merefleksikan hubungan manusia dengan alam serta mengevaluasi dampak aktivitas manusia terhadap lingkungan dan perubahan iklim,” kata Neni Moernaeni saat dikonfirmasi, Rabu (24/6).
Ia mengatakan, tantangan lingkungan yang semakin kompleks membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Sehingga, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.
Bahkan, dirinya memberikan apresiasi terhadap konsistensi PT Indominco Mandiri dalam menjalankan program rehabilitasi lingkungan, termasuk kegiatan transplantasi terumbu karang yang telah dilaksanakan sejak 2019.
Tercatat sebanyak 2.336 bibit terumbu karang telah ditanam di sejumlah titik perairan sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pesisir dan kelestarian ekosistem laut.
Menurutnya, setiap upaya pelestarian lingkungan yang dilakukan saat ini merupakan investasi jangka panjang bagi generasi mendatang. “Semua yang kita lakukan hari ini adalah investasi bagi masa depan. Kami terus mendorong penguatan sinergi dengan berbagai pihak dalam menjaga kelestarian lingkungan, sekaligus mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan demi masa depan Kota Bontang yang lebih hijau dan berdaya tahan terhadap perubahan iklim,” tandasnya. (Adv)










Leave a Reply