BONTANG – Fraksi PKS Bersama Nasdem DPRD Bontang meminta Pemkot Bontang memastikan belanja modal menghasilkan pembangunan yang memberi manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.
Ketua Fraksi PKS Bersama Nasdem, Suharno mengatakan, realisasi belanja modal lebih dari Rp1,19 triliun dari pagu sekitar Rp1,28 triliun.
Menurutnya, menilai penggunaan anggaran dalam jumlah besar perlu diikuti hasil pembangunan yang memiliki manfaat berkelanjutan.
“Pembangunan infrastruktur yang menggunakan anggaran daerah harus memberikan manfaat jangka panjang,” kata Suharno saat menyampaikan pandangan tersebut dalam rapat paripurna pembahasan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, Rabu (17/6/2026).
Ia menjelaskan, belanja modal diarahkan pada kebutuhan yang berkaitan langsung dengan aktivitas warga. Infrastruktur tersebut mencakup jalan, fasilitas pelayanan publik, sarana pendidikan, layanan kesehatan, serta fasilitas pendukung ekonomi masyarakat.
Harapannya, pembangunan yang dibiayai APBD tidak berhenti pada penyelesaian proyek fisik. Setiap program diharapkan memiliki manfaat yang dapat dirasakan masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi daerah.
“Terutama dalam meningkatkan kualitas jalan, fasilitas pelayanan publik, sarana pendidikan, pelayanan kesehatan, serta penguatan ekonomi rakyat,” terangnya.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, menjelaskan, memiliki pandangan sejalan mengenai arah pembangunan infrastruktur.
Menurutnya, perencanaan pembangunan tidak hanya mempertimbangkan pembangunan fisik. Pemerintah juga mengarahkan anggaran untuk memperkuat konektivitas antarwilayah dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Alokasi pembangunan infrastruktur tujuannya memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya. (Adv)













Leave a Reply