BONTANG – Fraksi Amanat Demokrat Bergelora (ADB) DPRD Bontang menyoroti, penerimaan pada pos lain-lain Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sah dalam APBD 2025.Wakil Ketua Fraksi ADB, Sumardi, mengatakan, pos lain-lain PAD yang sah ditargetkan sebesar Rp32,74 miliar lebih. Realisasi hingga akhir 2025 mencapai Rp52,35 miliar atau 159,91 persen dari target.
Meski penerimaan mendapat apresiasi dari fraksi ADB. Dirinya, meminta penjelasan sumber pendapatan yang mendorong realisasi melampaui target.
Menurutnya, informasi tersebut dapat menjadi bahan evaluasi pengelolaan pendapatan daerah. Rincian penerimaan juga dapat membantu pemerintah menentukan peluang peningkatan PAD pada periode berikutnya.
“Kami memohon penjelasan lebih rinci mengenai faktor-faktor pendorong lonjakan tersebut,” kata Sumardi saat menyampaikan permintaan tersebut dalam pembahasan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2025, Rabu (17/6/2026).
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, menjelaskan capaian tersebut dipengaruhi beberapa komponen penerimaan. Di antaranya hasil kerja sama pemanfaatan barang milik daerah (BMD) dan pendapatan dari pengembalian.
Pada 2025, PT LBB menyetorkan kontribusi tetap untuk tahun 2024 dan 2025. Setoran tersebut turut menambah penerimaan daerah.
Pemkot Bontang juga mencatat pengembalian belanja hibah kepada pemerintah pusat senilai lebih dari Rp14,37 miliar. Selain itu, terdapat pengembalian kelebihan pembayaran belanja modal lebih dari Rp5 miliar.
“Pemkot juga menerima pengembalian kelebihan pembayaran belanja modal sebesar lebih dari Rp5 miliar lebih,” tandasnya. (Adv)












Leave a Reply