Bontang – Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Kota Bontang melibatkan 50 pemuda Kota Bontang yang tergabung dalam organisasi kepemudaan yang bergerak di bidang keagamaan, mengikuti Pelatihan Fardu Kifayah.
Pelatihan Fardu Kifayah yang berlangsung di Hotel Bintang Sintuk ini dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum Setda Bontang, Anwar Sadat. Serta menghadirkan narasumber kompeten, Syaiban Mujiono, dari Praktisi Holistik dan Thibbun Nabawi.
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, mulai Selasa-Kamis (4-6/11/2025), dengan pembagian sesi teori dan praktik langsung.
Kepala Bidang Pemuda, Dispopar Kota Bontang, Idhamsyah menuturkan, bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya minat generasi muda untuk terlibat dalam kegiatan sosial, terutama sebagai pemandi jenazah.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya memperkenalkan ilmu Fardu Kifayah, tetapi juga menanamkan nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial di kalangan pemuda.
“Sekarang kalau kita lihat, pemandi jenazah itu kebanyakan sudah usia lanjut,” ungkapnya saat menyampaikan sambutannya, Rabu (5/11).
Idham berharap, melalui pelatihan ini akan lahir generasi muda yang memiliki kemampuan dan kesiapan untuk membantu masyarakat dalam urusan keagamaan.
Karena menurutnya, pelatihan seperti ini bukan hanya seledar tentang ilmu, tetapi salah satu bentuk ibadah dan pelayanan kepada sesama umat muslim.
“Dengan pelatihan ini, kami ingin menumbuhkan rasa tanggung jawab dan semangat sosial di kalangan pemuda Bontang,” tambah dia.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Dispopar dalam mendorong peran aktif pemuda di bidang sosial dan keagamaan.
“Sekaligus Dispopar memastikan tradisi keislaman tetap lestari di tengah masyarakat modern,” jelas Idhamsyah.













Leave a Reply