Bontang – Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispopar) Kota Bontang, tengah menyusun Rencana Induk Pengembangan Objek Wisata (RIPOW) untuk Pulau Beras Basah.
Dokumen ini menjadi panduan utama, dalam pengembangan kawasan wisata unggulan Kota Bontang agar lebih tertata dan berdaya saing.
Kepala Bidang Pariwisata Dispopar Bontang, M. Ihsan menuturkan, penyusunan RIPOW merupakan langkah untuk memastikan arah pengembangan Pulau Beras Basah sesuai potensi dan kebutuhan wisatawan.
Dirinya menyebut, berbagai fasilitas akan dilengkapi agar pengunjung semakin nyaman. Seperti panggung pentas, wahana bermain, area jajanan, hingga tempat untuk penginapan pengunjung.
“Dalam pengembangannya, kita coba memenuhi segala fasilitas yang ada di Pulau Beras Basah,” ungkapnya kepada media ini, Rabu (5/11/2025).
Ihsan menambahkan, Pulau Beras Basah bukan sekadar destinasi wisata alam, tetapi juga ikon pariwisata Kota Bontang yang perlu dikelola secara profesional.
Karena itu, lanjutnya, Dispopar Kota Bontang berkomitmen menata fasilitas, menjaga kebersihan, serta meningkatkan keamanan kawasan.
“Kita sangat berharap Pulau Beras Basah ini bisa lebih lengkap fasilitasnya, lebih terjaga kebersihannya dan keamanannya, sehingga masyarakat yang berkunjung bisa lebih nyaman,” tambahnya.
Dia juga menekankan, pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk swasta dan komunitas, dalam mewujudkan rencana tersebut. Menurutnya, pengembangan Pulau Beras Basah tidak hanya berdampak pada sektor pariwisata, tetapi juga mendorong ekonomi kreatif dan UMKM lokal.
Dengan berjalannya RIPOW ini, pemerintah berharap pengelolaan Pulau Beras Basah dapat terarah, dan lebih modern objek wisatanya.
“Dengan begitu memperkuat citra Bontang sebagai kota wisata yang menarik wisatawan domestik maupun mancanegara,” jelas Ihsan. (Adv)













Leave a Reply