BONTANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang menggelar bimbingan teknis (bimtek) character building berbasis kesehatan mental, bagi tenaga pendidik.
Sebanyak 30 tenaga dari sekolah tingkat SMP negeri dan swasta ikut dalam bimtek, di Aula Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Bontang, Jalan Jendral Sudirman, Tanjung Laut, Bontang Selatan, Kamis (23/4/2026).
Diklaim program pelatihan ini difokuskan untuk memperkuat kapasitas guru dalam menciptakan proses pembelajaran yang sehat, aman, dan mendukung perkembangan psikologis peserta didik.
Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, mengatakan, peningkatan pemahaman tentang kesehatan mental di lingkungan pendidikan menjadi hal penting di tengah dinamika pembelajaran saat ini.
Menurutnya, guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembentuk ekosistem belajar yang kondusif.
“Kami berharap para guru dapat semakin memahami pentingnya kesehatan mental dan mampu mengintegrasikannya dalam proses pembelajaran di kelas,” kata Safa Muha saat dikonfirmasi, Kamis (23/4).
Ia menambahkan, pembangunan pendidikan di daerah tidak hanya menitikberatkan pada capaian akademik, tetapi juga pada penguatan karakter dan kualitas sumber daya manusia.
Guru, kata dia, memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak dalam membentuk karakter dan kesiapan belajar siswa.
Melalui kegiatan ini, para guru dibekali pemahaman mengenai pengelolaan emosi, komunikasi yang positif, serta kemampuan menciptakan suasana belajar yang inklusif dan nyaman bagi siswa.
“Setelah mengikuti pelatihan ini, para guru dapat menerapkannya dalam kegiatan belajar mengajar, sehingga sekolah tidak hanya berorientasi pada nilai akademik, tetapi juga pada kesejahteraan mental peserta didik,” terangnya.
Sementara itu, Staf Ahli Pemberdayaan Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (PKSDM) Setda Bontang, Lukman, menuturkan, guru memiliki peran yang lebih luas dari sekadar pengajar di kelas.
Ia menyebut, guru juga merupakan pembentuk karakter generasi muda, sehingga pemahaman tentang kesehatan mental menjadi pondasi penting dalam menciptakan proses pendidikan yang berkualitas.
“Karena kita meyakini investasi terbesar daerah adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di Kota Bontang,” tandasnya. (Adv)













Leave a Reply