BONTANG– Menjelang pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang mulai mematangkan persiapan melalui penyusunan petunjuk teknis (juknis).
Sekretaris Disdikbud Bontang Saparuddin, mengatakan penyusunan Juknis ini melibatkan kepala sekolah negeri. Mulai dari jenjang TK hingga SMP.
Tak hanya itu, pengawas sekolah se-Kota Bontang pun ikut terlibat dalam pertemuan itu, pada Selasa (31/3/2026).
Adapun fokus dalam pembahasan, yakni mekanisme penerimaan, jadwal pelaksanaan, dan pemanfaatan teknologi informasi dalam proses pendaftaran.
“Kami juga imbau tentang pentingnya penggunaan aplikasi SPMB guna meminimalisasi potensi kecurangan sekaligus memberikan kemudahan akses bagi masyarakat dalam melakukan pendaftaran,” kata Saparuddin saat dikonfirmasi, Rabu (1/4/2026).
Ia menjelaskan, penyusunan juknis ini bertujuan untuk menyamakan pemahaman seluruh pihak terkait agar proses penerimaan berjalan secara objektif dan akuntabel.
Bahkan, peserta juga mendapatkan pembekalan teknis terkait penggunaan aplikasi, termasuk tahapan verifikasi dan validasi data calon peserta didik.
Menurutnya, Penyusunan juknis ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mematangkan persiapan menjelang pembukaan pendaftaran SPMB 2026.
“Harapannya seluruh pihak terkait, baik dari unsur dinas pendidikan, satuan pendidikan, maupun operator sekolah, dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya secara optimal demi terselenggaranya proses penerimaan murid baru yang berkualitas dan berintegritas,” tandasnya. (Adv)












Leave a Reply