BONTANG – Disdikbud Bontang terus mendukung program Sekolah Energi Berdikari (SEB), yang terlaksana di SMP Negeri 5.
Program ini dijalankan dengan pendampingan dari Pertamina dan Universitas Sebelas Maret sejak Februari lalu.
Diklaim, program ini sebagai bagian dari upaya penguatan edukasi energi berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Kepala Disdikbud Bontang Abdu Safa Muha mengatakan, program SEB dinilai relevan dalam memperkuat pembelajaran kontekstual yang berkaitan langsung dengan isu global.
“Edukasi energi dan lingkungan perlu ditanamkan sejak dini untuk pembentukan karakter siswa. Dan tanggap terhadap isu global,” kata Safa Muha saat dikonfirmasi, Jumat (17/4/2026)
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah SMPN 5 Bontang, Sari Indrawati, menyebut program tersebut menjadi momentum untuk menanamkan kesadaran lingkungan kepada siswa sejak dini.
“Melalui pendampingan ini, siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga memahami praktik pemanfaatan energi ramah lingkungan secara langsung,” terangnya.
Salah satu implementasi yang diterapkan di sekolah yakni pemanfaatan panel surya sebagai sumber energi alternatif.
Selain itu, kegiatan kokurikuler yang terintegrasi dalam program SEB mendorong siswa terlibat dalam berbagai proyek berbasis lingkungan.
Menurutnya, pendekatan tersebut dinilai efektif dalam membentuk pola pikir siswa agar lebih peduli terhadap isu keberlanjutan.
Bahkan, pendidikan energi menjadi bekal penting bagi generasi masa depan, terutama dalam menghadapi tantangan lingkungan.
“Harapannya, SMPN 5 dapat melahirkan generasi yang sadar energi dan memiliki tanggung jawab terhadap lingkungan,” tandasnya. (Adv)














Leave a Reply