Bontang – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang berupaya meningkatkan kualitas layanan publik dengan merencanakan pemindahan Mal Pelayanan Publik (MPP) dari Pasar Taman Rawa Indah ke Gedung Graha Pemuda. Langkah ini didorong oleh komitmen menghadirkan layanan yang lebih ramah bagi seluruh warga, terutama kelompok rentan.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Bontang, Muhammad Aspiannur, menjelaskan bahwa lokasi MPP saat ini dirasa kurang ideal karena berada di kawasan pasar yang ramai. Kondisi tersebut dinilai membuat sebagian masyarakat, seperti lansia, penyandang disabilitas, dan ibu hamil, kesulitan mengakses layanan.
“Kami menerima banyak masukan dari warga. Layanan harus ramah dan mudah dijangkau, bukan justru menyulitkan,” ujarnya, Selasa (11/11/2025).
Gedung Graha Pemuda dinilai lebih representatif karena memiliki ruang yang luas, akses yang lebih teratur, dan fasilitas yang mendukung kenyamanan pelayanan lintas instansi dalam satu tempat. Selain itu, tata ruangnya memungkinkan penataan alur layanan yang lebih efisien.
Ia menyebut koordinasi teknis sudah dilakukan bersama instansi terkait. Kini DPM-PTSP Bontang menunggu keputusan final dari Wali Kota sebelum proses relokasi dimulai.
Jika rencana ini berjalan, Dispoparekraf yang saat ini menempati Graha Pemuda akan dipindahkan ke kantor baru di kawasan Stadion Taman Prestasi. Penataan ulang ini diharapkan dapat meningkatkan fungsi kedua gedung secara optimal.
Relokasi MPP menjadi strategi untuk memperkuat visi pelayanan cepat, mudah, dan inklusif. DPM-PTSP Bontang ingin masyarakat merasakan kenyamanan saat mengurus layanan, bukan merasa terbebani.
“Kami ingin pelayanan makin dekat dengan masyarakat, bukan sekadar tersedia,” ucapnya. (MH)













Leave a Reply