BONTANG – Disdikbud Bontang bakal melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Bontang City Carnival (BCC) 2026.
Kadisdikbud Bontang Abdu Safa Muha mengatakan, evaluasi tersebut merujuk pada pelaksanaan tahun 2025. Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah waktu kegiatan yang digelar pada malam hari.
Menurutnya, pelaksanaan di malam hari dinilai mendorong kreativitas peserta. Namun, di sisi lain, durasi kegiatan yang berlangsung hingga larut malam perlu menjadi bahan pertimbangan.
“Malam hari memang membuat peserta lebih kreatif. Tapi akan ada evaluasi, karena tahun lalu lewat dari batas waktu,” kata Safa Muha saat dikonfirmasi, Senin (20/4/2026)
Sebagai bagian dari evaluasi, Disdikbud mempertimbangkan pengaturan ulang teknis pelaksanaan, termasuk kemungkinan pemisahan peserta berdasarkan kategori, seperti pelajar, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan paguyuban.
Langkah tersebut dinilai dapat membantu mengatur durasi kegiatan agar tidak berlangsung terlalu lama sekaligus menjaga kualitas penampilan masing-masing peserta.
Ia menilai pelaksanaan BCC dan Pawai Budaya pada malam hari tetap memiliki keunggulan. Tingginya antusiasme masyarakat yang memadati area kegiatan menjadi salah satu indikator keberhasilan.
Selain itu, suasana malam juga dinilai mampu memperkuat tampilan kostum dan pertunjukan budaya yang disajikan peserta.
Pembahasan terkait konsep pelaksanaan kegiatan tersebut akan dilakukan secara berkala guna menghasilkan format terbaik.
“Semoga tahun ini ada banyak perubahan. Dari sisi kreativitas dan budaya, diharapkan bisa menjadi magnet bagi pengunjung,” pungkasnya. (Adv)














Leave a Reply