Bontang – Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Kota Bontang kembali mengembangkan program peningkatan kapasitas pelaku ekonomi kreatif pada 2025.
Tahun ini, Dispopar bekerja sama dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bontang, dengan menggelar Pelatihan dan Sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Pembuatan Tas Rajutan, di Cafe Halal Square, Bontang Utara, selama empat hari, mulai dari Senin – Kamis, (27/10-30/10).
Sekretaris Dispopar Bontang Rita Atin Widiarti mengatakan, sebanyak 26 peserta mengikuti pelatihan, terdiri dari anggota TP PKK serta pelaku usaha lokal.
Pelatihan ini bertujuan memberikan, keterampilan dasar pembuatan tas rajutan serta membantu peserta memperoleh sertifikasi kompetensi dari BNSP.
“Pelatihan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan peserta, tetapi juga membuka peluang usaha baru pada sektor ekonomi kreatif,” kata Rita saat dikonfirmasi, Selasa (28/10).
Ia menuturkan, pasar produk kerajinan memiliki potensi besar, baik di tingkat nasional maupun internasional, melalui pemasaran offline maupun online.
Harapannya, kemampuan yang diperoleh dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan produk yang berkualitas sekaligus memiliki nilai jual.
“Kami berharap dari pelatihan ini bisa mencetak perajin baru yang berdaya saing dan memberi kontribusi pada pertumbuhan ekonomi kreatif di Kota Bontang,” tandasnya. (Adv)














Leave a Reply