Meningkatnya kasus kriminalitas di sepanjang jalan menuju Kelurahan Bontang Lestari, terutama pada malam hari, mendorong anggota DPRD Bontang, Faisal, untuk menyerukan langkah cepat dari pemerintah dan aparat kepolisian.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggelar Rapat Paripurna ke-XIX membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025.
Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Joni, mengimbau seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Kutim untuk memaksimalkan serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2024 yang baru terserap sekitar 30 persen.
Ketua Komisi C DPRD Kota Bontang, Alfin Rausan Fikry, menegaskan pentingnya pengadaan transportasi massal untuk mendukung Bontang menjadi kota metropolitan.
Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Yan Ipau, menyoroti lambannya pelaksanaan program pembangunan Pemerintah Daerah (Pemda) Kutim yang seharusnya dimulai sejak awal tahun 2024.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kristian Hasmadi, menyoroti rendahnya serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2024. Dengan alokasi sebesar Rp14,8 triliun, hingga saat ini serapan anggaran baru mencapai sekitar 30 persen.
















