BONTANG – Demi pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang bakal bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK).
Adapun bentuk kerja sama yang dilakukan, yakni penyuluhan dan sosialisasi bahaya narkoba bagi peserta didik.
Kadisdikbud Bontang Abdu Safa Muha menilai, generasi muda dinilai perlu mendapatkan pemahaman yang utuh agar tidak terjerumus dalam perilaku yang dapat merusak masa depan.
Menurutnya, sosialisasi penting dilaksanakan dilakukan sebagai bentuk penguatan edukasi tentang bahaya narkotika, di lingkungan sekolah
Nantinya, materi terkait bahaya narkoba akan diberikan kepada peserta didik pada momen tertentu.
Selain itu, Pemkot Bontang juga membuka ruang partisipasi melalui program Duta Anti Narkoba yang dapat diikuti oleh pelajar sebagai bagian dari pembentukan karakter.
Bahkan, berbagai kasus penyalahgunaan narkoba yang berujung pada persoalan hukum dapat dijadikan pembelajaran.
Pencegahan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran siswa agar menjauhi narkoba.
“Pelajar termasuk kelompok yang rentan menerima informasi yang tidak utuh terkait kenakalan remaja. Karena itu, sosialisasi perlu terus dilakukan,” katanya, Senin (20/4/2026)
Selain peran sekolah, ia menjelaskan, keterlibatan orang tua juga dinilai penting dalam melakukan pengawasan terhadap aktivitas anak di rumah. Pengawasan tersebut diharapkan dapat mencegah anak terpapar lingkungan negatif.
“Harapannya melalui langkah edukatif dan kolaboratif ini, generasi muda di Bontang dapat tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter serta mampu menjauhi narkoba,” tandasnya (Adv)














Leave a Reply