BONTANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang mencatat, sebanyak dua kelurahan jadi lokasi prioritas penanganan kasus stunting.
Adapun dua wilayah tersebut, Kelurahan Tanjung Laut Indah sebesar 28,27 persen. Dan Kelurahan Lok Tuan sebesar 25,17 persen.
“Dua wilayah ini berada di pesisir, prevelansi tertinggi sehingga perlu perhatian khusus. Data ini dihimpun per Maret tahun ini,” kata Kepala Dinkes Bahtiar Mabe saat dikonfirmasi, Kamis (7/5/2026).
Sementara itu, ia menjelaskan, kondisi terkini balita yang teridentifikasi stunting di seluruh wilayah di Bontang, sebanyak 1578 balita.
Rincian penyebarannya, pertama Kecamatan Bontang Barat sebanyak 238 balita.
Kedua, Kecamatan Bontang Utara sebanyak 882 balita. Terakhir, Kecamatan Bontang Selatan sebanyak 658 balita.
Menurutnya, pencegahan stunting telah dilakukan sejak dini, terutama pada masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
“Intervensi kami mulai dari ibu hamil dengan risiko kekurangan gizi kronis, calon pengantin, hingga remaja putri sebagai upaya memutus rantai stunting sejak sebelum kehamilan,” tandasnya. (Adv)














Leave a Reply