BONTANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang memastikan kabar yang menyebut seorang warga Kelurahan Berebas Tengah meninggal dunia akibat Demam Berdarah Dengue (DBD), tidak sesuai dengan hasil pemeriksaan medis.
Kepala Dinkes Bontang, Toetoek Pribadi Ekowati, mengatakan berdasarkan hasil diagnosis Dokter Penanggung Jawab Pelayanan (DPJP) di rumah sakit, penyebab kematian korban mengarah pada infeksi paru-paru dan bukan akibat DBD.
“Jadi bukan DBD. Sudah dicek, ada infeksi di paru-paru,” kata Toetoek saat dikonfirmasi, Rabu (28/5/2026).
Ia menjelaskan, korban mengalami infeksi saluran pernapasan pada paru-paru yang disertai penurunan kesadaran. Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan proses intrakranial atau ensefalitis. Selain itu, korban juga mengalami gagal napas dengan dugaan pneumonia serta edema paru akut.
Menurutnya, selama menjalani perawatan di rumah sakit, korban juga sempat mengalami kejang. Meski hasil pemeriksaan awal menunjukkan adanya gangguan pada paru-paru dan sistem saraf, Tenaga Kesehatan (Nakes) tetap akan melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE) guna memastikan penyebab kematian secara menyeluruh.
“Terdapat kejang juga setelah dirawat di rumah sakit. Kami akan lakukan penyelidikan lanjutan,” terangnya.
Sebelumnya, seorang perempuan berusia 22 tahun yang tinggal di Gang Tipalayo RT 36, Kelurahan Berebas Tengah, dilaporkan meninggal dunia pada Minggu (24/5) lalu.
Informasi awal yang dihimpun oleh media online [KLIKKALTIM.COM] menyebut korban meninggal akibat DBD dan tifus. Keterangan tersebut disampaikan Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Berebas Tengah, Abdul Rasyid, dan kemudian diteruskan kepada Dinkes Bontang sebagai dasar pelaksanaan langkah penanganan serta pencegahan di lingkungan sekitar.
Korban diketahui sempat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit sebelum meninggal dunia. Mengingat lokasi tempat tinggal korban berada di kawasan padat penduduk, Dinkes tetap memberikan perhatian terhadap upaya pencegahan dan pengendalian penyakit di wilayah tersebut.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak terburu-buru menyimpulkan penyebab kematian sebelum adanya hasil pemeriksaan medis yang lengkap dan terverifikasi, serta tetap menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah penyebaran berbagai penyakit menular,” tandasnya. (Adv)












Leave a Reply