BONTANG – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Bontang terus mewujudkan Kota Layak Anak (KLA), dengan pelaksanaan program kerja.
Salah satu upaya diwujudkan melalui kegiatan Advokasi Kebijakan Perangkat Daerah dalam Penyelenggaraan Perlindungan Khusus Anak, di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Bontang Barat, pada pekan lalu.
Dalam forum ini dihadiri unsur Forkopimda, perangkat daerah, lembaga masyarakat yang tergabung dalam Perlindungan Perempuan dan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PPATBM), Forum Anak, rumah sakit, puskesmas, hingga Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Bontang.
Sekretaris DP3AKB Bontang, Jamila Suyuthi mengatakan, forum diskusi yang dibentuk ini untuk memperkuat sinergi antarinstansi dan pemangku kepentingan dalam mendukung penyelenggaraan perlindungan khusus anak.
Menurutnya, keterlibatan berbagai sektor dinilai mencerminkan komitmen bersama dalam membangun sistem perlindungan anak yang menyeluruh dan berkelanjutan di Bontang.
“Dalam diskusi dengan berbagai lintas sektor itu kami ingin menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan ramah bagi anak, kata Jamila saat dikonfirmasi, Kamis (28/5/2026).
Harapannya, kolaborasi antarinstansi dan pemangku kepentingan dapat semakin diperkuat sehingga implementasi kebijakan perlindungan khusus anak berjalan lebih efektif di seluruh sektor.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan Bontang sebagai kota yang semakin ramah anak, dengan lingkungan yang aman, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
“Semoga kolaborasi bersama lintas sektor ini bisa efektif,” tandasnya. (Adv)














Leave a Reply