BONTANG– Disdikbud Bontang menilai sistem pembinaan minat bakat siswa sejak dini efektif raih prestasi non-akademik, di SMP Negeri 4.
Kadisdikbud Bontang Abdu Safa Muha mengatakan, keberhasilan SMP Negeri 4 Bontang menjadi bukti pentingnya kolaborasi antara sekolah, guru, dan dukungan lingkungan dalam mencetak atlet berprestasi.
Model pembinaan berkelanjutan seperti ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi satuan pendidikan lainnya di Kota Bontang untuk lebih serius mengembangkan potensi siswa bidang akademik maupun non-akademik.
“Terbukti salah satu ekstrakulikuler basket SMP Negeri 4 Bontang konsisten menorehkan juara selama empat tahun terakhir di berbagai kejuaraan tingkat kota hingga provinsi” kata Safa Muha saat dikonfirmasi, Rabu (22/4/2026).
Kepala SMP Negeri 4 Bontang, Dorta Situmeang, melalui guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), Aditya Novandiansyah, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari sistem pembinaan yang dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan sejak usia dini.
Bahkan, sekolah membuka program pembinaan basket bagi anak-anak sekolah dasar di sekitar lingkungan SMP Negeri 4. Program ini menjadi wadah penjaringan bibit atlet sejak dini agar saat masuk jenjang SMP sudah memiliki dasar kemampuan yang matang.
“Kami juga membuka pembinaan untuk anak-anak SD di sekitar sekolah. Harapannya ketika masuk SMP 4, mereka sudah siap dan tinggal melanjutkan latihan,” jelasnya.
Ia menjelaskan, pola pembinaan tersebut menjadi pembeda dibandingkan sejumlah sekolah lain yang umumnya baru memulai pelatihan setelah siswa masuk SMP.
Hasilnya pun terlihat nyata. Tim basket SMP Negeri 4 Bontang berhasil menorehkan prestasi di berbagai ajang, seperti Koba Junior, YPK Cup, hingga turnamen luar daerah di Sangatta, Kutai Timur, dan Balikpapan.
“Kalau sekolah lain biasanya baru dibina setelah masuk. Kalau di kami, sejak SD sudah dipersiapkan,” tambahnya.
Ia menuturkan, pembinaan yang terarah, dukungan penuh dari pihak sekolah juga menjadi faktor penting, terutama dalam mendukung kebutuhan tim saat mengikuti pertandingan di luar daerah.
“Setiap kali bertanding ke luar daerah, sekolah selalu memberikan dukungan. Itu sangat membantu anak-anak,” tandasnya. (Adv)














Leave a Reply