BONTANG – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang Abdu Safa Muha menilai program keagamaan berbasis pembelajaran Al-Qur’an, kunci pembentukan karakter siswa yang religius di sekolah.
Semisal, program keagamaan berbasis pembelajaran Al-Qur’an metode UMMI yang terlaksana selama tiga tahun terakhir, di SMP Negeri 5 Bontang.
Adapun pelaksanaan program ini, yakni siswa mendapatkan waktu khusus untuk belajar Al-Qur’an secara rutin.
“Program seperti ini tidak hanya meningkatkan kemampuan akademik siswa, tetapi juga membentuk karakter religius yang kuat. Ini menjadi bagian penting dalam pendidikan,” kata Safa Muha saat dikonfirmasi, Jumat (17/4/2026).
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah SMPN 5 Bontang, Sari Indrawati, menyampaikan program tersebut menunjukkan perkembangan yang konsisten sejak diterapkan pembelajaran dengan metode UMMI.
Metode UMMI merupakan sistem pembelajaran Al-Qur’an yang menekankan pada ketepatan bacaan, kefasihan, serta pembiasaan membaca sesuai kaidah tajwid.
“Pendekatannya dilakukan secara bertahap dengan standar mutu yang jelas,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dalam setiap pelaksanaannya, sekolah menghadirkan tenaga pengajar khusus yang memiliki kompetensi di bidangnya.
Sehingga, sebanyak 16 guru direkrut dari lembaga UMMI yang telah melalui proses seleksi dan memiliki sertifikasi.
“Perekrutan guru UMMI tidak bisa dilakukan secara sembarangan karena membutuhkan kriteria khusus,” tandasnya. (Adv)














Leave a Reply