Bontang – DPM-PTSP Kota Bontang menilai persepsi keliru masyarakat tentang investasi turut memengaruhi cara publik melihat perkembangan ekonomi kota. Banyak warga beranggapan bahwa Bontang tidak memiliki aktivitas investasi karena tidak ada proyek besar yang terlihat menonjol. Padahal, data perizinan DPM-PTSP Bontang menunjukkan pergerakan investasi tetap berjalan stabil di berbagai sektor.
Kepala Bidang Penanaman Modal DPM-PTSP Kota Bontang, Karel, mengungkapkan bahwa masyarakat cenderung menilai investasi dari besarnya proyek yang terlihat secara kasat mata.
“Sering kali yang dianggap investasi itu hanya yang besar-besar saja. Padahal aktivitas skala kecil itu ada setiap hari,” tuturnya saat dikonfirmasi, Minggu (16/11/2025).

Ia menjelaskan bahwa indikator investasi tidak bisa dilihat hanya dari pembangunan fisik bervolume besar. Penerbitan NIB dan SIUP setiap hari melalui OSS adalah bukti bahwa perputaran usaha dan aktivitas penanaman modal tetap berlangsung. Banyak UMKM dan pelaku usaha baru yang mendaftarkan legalitas usahanya, dan itu semua masuk dalam kategori investasi.
DPM-PTSP Bontang menilai pelurusan pemahaman ini penting agar publik tidak salah menafsirkan kondisi investasi kota. Jika masyarakat hanya berpatokan pada proyek besar, maka data investasi akan tampak seolah stagnan.
“Kami ingin masyarakat memahami bahwa investasi itu luas. Bukan hanya pabrik besar atau modal miliaran rupiah,” kata Karel.
DPM-PTSP Bontang memastikan pihaknya terus menjaga kemudahan perizinan serta menyiapkan iklim yang ramah bagi semua skala investasi. Dengan pemahaman yang benar, masyarakat diharapkan lebih mendukung upaya peningkatan penanaman modal yang menjadi salah satu penopang ekonomi Bontang. (MH)















Leave a Reply