BONTANG -Dalam rangka meningkatkan layanan pendidikan kesetaraan, Satuan Pendidikan Non Formal Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF-SKB) Bontang membuka ruang kerja sama dengan dunia usaha.
Upaya tersebut dilakukan melalui sinergi dengan sejumlah perusahaan yang menyalurkan program Corporate Social Responsibility (CSR).
Kolaborasi ini menjadi salah satu langkah strategis untuk mendukung penguatan sarana pembelajaran serta memenuhi kebutuhan peserta didik pada jalur pendidikan non-formal di Kota Bontang.
Plt Kepala SPNF SKB Bontang Hairul Saleh mengatakan, kemitraan dengan sektor industri merupakan bagian penting dalam pengembangan layanan pendidikan kesetaraan yang terus berjalan.
“Kami membuka ruang kerja sama dengan perusahaan melalui program CSR agar layanan pendidikan di SPNF SKB dapat semakin meningkat dan menjangkau lebih banyak peserta didik,” ujarnya, Minggu (19/4/2026).
Ia menjelaskan, bentuk dukungan CSR yang diharapkan tidak hanya sebatas penyediaan fasilitas, tetapi juga mencakup penguatan literasi, pelatihan keterampilan, hingga kegiatan pembelajaran berbasis praktik.
Menurutnya, keterlibatan dunia usaha sangat penting karena peserta didik pendidikan kesetaraan berasal dari beragam latar belakang yang juga membutuhkan bekal keterampilan kerja.
“Kami target peserta didik tidak hanya memperoleh ijazah, tetapi juga memiliki keterampilan yang dapat meningkatkan taraf hidup mereka,” jelasnya.
Selain itu, kerja sama ini diharapkan membuka akses yang lebih luas bagi peserta didik untuk mengenal dunia kerja melalui pelatihan maupun pendampingan yang difasilitasi perusahaan.
Menurutnya, sinergi antara lembaga pendidikan dan dunia usaha menjadi langkah penting dalam mendukung pemerataan akses pendidikan sekaligus peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.
“Harapannya, pendidikan kesetaraan dapat semakin berkembang dan dipandang sebagai bagian penting dalam mencetak generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan,” tandasnya. (Adv)














Leave a Reply