Jelang Pengukuhan SPS Kaltim, Pengurus Sambangi Kapolda Bahas Peran Polisi & Media

SILATURAHMI: Irjen Endar Priantoro (tengah) saat menerima buku dari Ajid Kurniawan di Mapolda Kaltim, Kamis (23/4).

Bontang –Pengurus Serikat Perusahaan Pers (SPS) Kaltim bertemu Kapolda Kaltim Irjen Endar Priantoro di Mapolda Kaltim, Kamis (23/4). Pertemuan itu menjadi ruang diskusi strategis antara insan pers dan kepolisian dalam merespons dinamika informasi di era digital yang kian cepat dan kompleks.

Rombongan SPS Kaltim dipimpin langsung Ketua Ajid Kurniawan bersama jajaran pengurus. Hadir pula Ketua Panitia Pengukuhan Pengurus SPS Kaltim periode 2025–2029 Sugito. Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga membahas peran media dan kepolisian dalam menjaga stabilitas sosial di tengah derasnya arus informasi.

Momen pertemuan itu, juga sekaligus mengundang Kapolda Kaltim menjadi narasumber dalam Dialog Media yang digelar SPS Kaltim. Dialog dan pengukuhan SPS Kaltim itu rencananya akan berlangsung di Balikpapan pada 20 Mei 2026.

Mengundang Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa sebagai keynote speaker. Purbaya akan membahas terkait desentralisasi fiskal dan otonomi daerah yang kini menghadapi tantangan baru di tengah dinamika geopolitik global yang kian kompleks. Bagi Kaltim, kondisi itu menjadi ujian untuk memastikan kewenangan pengelolaan keuangan daerah mampu menjawab tekanan global sekaligus mendorong pembangunan berkelanjutan.

Perubahan harga komoditas, transisi energi, hingga ketidakpastian ekonomi dunia turut memengaruhi kapasitas fiskal daerah. Kaltim yang selama ini bergantung pada sektor sumber daya alam dinilai perlu memperkuat strategi agar tidak rentan terhadap gejolak eksternal.

Di sisi lain, otonomi fiskal membuka peluang bagi daerah untuk mengoptimalkan potensi dan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Terlebih dengan posisi strategis sebagai kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Namun, tantangan tetap ada. Ketimpangan antara potensi dan manfaat yang dirasakan masyarakat menjadi pekerjaan rumah. Karena itu, kebijakan fiskal daerah dituntut lebih adaptif, inklusif, dan berorientasi pada keberlanjutan pembangunan.

Dalam Dialog Media itu turut menghadirkan Ketua Umum SPS Pusat Januar P Ruswita, anggota Dewan Pers Dahlan Dahi, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara Basuki Hadimuljono, Kepala SKK Migas Kalimantan dan Sulawesi Azhari Idris, Kapolda Kaltim Irjen Endar Priantoro, Dirut PT Pupuk Kaltim Gusrizal, serta peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Wahyudi Akmaliah.

Saat diminta menjadi narasumber dialog tersebut, Endar mengaku siap.

“Saya akan agendakan ke acara ini (Dialog Media). Karena memang banyak yang mesti disampaikan,” ucapnya kepada pengurus SPS Kaltim.

Di sisi lain, dia menilai paradigma kerja kepolisian saat ini telah mengalami perubahan signifikan. Penegakan hukum tidak lagi cukup dilihat dari sisi tindakan terhadap objek semata, melainkan juga harus mempertimbangkan persepsi publik dan dampaknya terhadap stabilitas sosial.

“Sekarang kami tidak hanya memikirkan objeknya saja, tetapi juga persepsi publik dan bagaimana dampaknya terhadap stabilitas sosial. Karena efeknya bisa meluas ke mana-mana,” ujar Endar.

Ia menjelaskan, langkah-langkah kepolisian yang dulu dianggap biasa, kini berpotensi menimbulkan persepsi berbeda di masyarakat. Salah satu contohnya adalah pemanggilan seseorang oleh aparat penegak hukum.

“Kalau dulu memanggil orang mungkin dianggap hal biasa. Tapi sekarang, kalau tidak dikelola dengan baik, bisa menimbulkan persepsi negatif. Karena itu, kami harus melihat juga bagaimana sosialisasinya dan bagaimana masyarakat menerimanya,” katanya.

Menurutnya, perubahan tersebut tidak bisa dilepaskan dari perkembangan teknologi informasi. Kehadiran media sosial telah mengubah cara informasi diproduksi dan disebarkan. Jika sebelumnya informasi terbatas pada pihak-pihak tertentu, kini setiap individu memiliki ruang untuk menyampaikan dan menyebarluaskan informasi secara luas.

“Sekarang masyarakat punya akses langsung. Dengan satu unggahan, informasi bisa menyebar cepat dan memicu reaksi berantai. Ini yang harus kita kelola bersama,” ujarnya.

Kapolda mengakui, karakter masyarakat saat ini cenderung tertarik pada informasi yang sensasional dan berpotensi viral. Itu menjadi tantangan tersendiri bagi institusi kepolisian dalam menjaga citra sekaligus menjalankan tugasnya.

“Berita tentang polisi itu atensinya tinggi. Dibanding berita lain dengan kualitas yang sama, yang paling banyak dilihat biasanya berita polisi. Kami menyadari itu,” ucapnya.

Meski demikian, ia melihat kondisi tersebut dari sisi positif. Tingginya perhatian publik dinilai sebagai indikator bahwa masyarakat masih peduli terhadap institusi kepolisian. “Artinya masyarakat masih memerhatikan polisi. Tinggal bagaimana kami mengarahkan agar perhatian itu tidak selalu ke hal-hal negatif,” tuturnya.

Endar juga menyinggung fenomena konten viral yang kini menjadi bagian dari ekosistem ekonomi digital. Menurutnya, konten tidak lagi sekadar sarana informasi, tetapi telah menjadi komoditas yang memiliki nilai ekonomi. “Konten sekarang sudah menjadi komoditas. Ada nilai ekonominya, sehingga banyak yang mengejar viral,” katanya.

Untuk merespons kondisi tersebut, Polda Kaltim memperkuat pendekatan preemtif dan edukatif kepada masyarakat. Salah satunya melalui kolaborasi dengan media, komunitas, dan lembaga pendidikan dalam meningkatkan literasi digital.

Ia menyambut baik gagasan edukasi publik yang menyasar generasi muda, seperti program antihoaks dan pengembangan konten kreatif yang positif. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk membangun kesadaran kolektif dalam menjaga kualitas informasi di ruang digital.

“Anak-anak muda boleh membuat konten setiap hari, tetapi harus diarahkan ke hal-hal yang positif dan membangun. Itu yang perlu kita dorong bersama,” ujarnya.

Melalui kolaborasi antara kepolisian dan media, Endar berharap ruang digital dapat diisi dengan narasi yang lebih sehat dan konstruktif. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga berperan aktif menjaga kualitas ruang publik.

Sementara itu, Ajid Kurniawan menegaskan, kepengurusan SPS periode terbaru tidak ingin sekadar hadir secara simbolis. Sejak mulai terorganisasi lebih sistematis pada Oktober 2025, SPS didorong untuk tampil sebagai institusi yang dikenal luas melalui gagasan dan kontribusi nyata bagi publik.

Menurutnya, SPS memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama terkait isu-isu besar yang menjadi perhatian bersama. Di antaranya ketahanan energi, ketahanan pangan, serta posisi Kalimantan sebagai kawasan strategis nasional, termasuk sebagai ibu kota sementara. Karena itu, SPS merancang forum diskusi dengan menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang untuk mengupas tema geopolitik media.

“Tidak cukup hanya seremoni. SPS harus hadir dengan gagasan dan memberikan pemahaman kepada publik mengenai isu-isu penting,” ujarnya.

Untuk memperkuat perspektif internal, SPS Kaltim akan menggelar Dialog Media yang menghadirkan sejumlah kalangan. Forum tersebut diharapkan mampu memetakan posisi industri pers di tengah perubahan lanskap informasi yang terus berkembang.

Di sisi lain, Ajid mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan organisasi. Khususnya dalam meningkatkan kapasitas anggota. Saat ini, SPS Kaltim beranggotakan 27 media. Jumlah tersebut masih dibatasi melalui proses filterisasi ketat untuk menjaga standar organisasi.

“Tidak semua pendaftar langsung diterima. Ada standar yang harus dipenuhi agar kualitas anggota tetap terjaga,” katanya.

Ia menambahkan, dalam rapat dengan SPS pusat, pihaknya menegaskan pentingnya peran SPS daerah dalam proses seleksi anggota. Hal itu dinilai krusial karena daerah lebih memahami kondisi dan karakter media setempat. Usulan tersebut, lanjutnya, telah diakomodasi dalam kebijakan organisasi.

Lebih jauh, Ajid menilai perhatian nasional bahkan global terhadap Kaltim semakin meningkat. Momentum itu dinilai sebagai peluang untuk memperkuat citra daerah sekaligus mendorong kolaborasi lintas sektor. “Kaltim dilihat sebagai masa depan. Banyak potensi yang bisa dikembangkan bersama agar sejalan dengan arah pembangunan nasional,” ujarnya.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa dinamika tersebut juga membawa tantangan. Selain dampak positif dari kebijakan pusat, terdapat pula potensi dampak sosial yang perlu diantisipasi, terutama di tengah arus informasi yang begitu cepat dan mudah memengaruhi masyarakat.

“Sisi positif dan negatif harus dilihat secara seimbang. Masyarakat perlu diperkuat agar tidak mudah terpengaruh oleh dinamika informasi yang berkembang,” pungkasnya.

news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

sabung ayam online

judi bola

live casino

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

cuaca 228000496

cuaca 228000497

cuaca 228000498

cuaca 228000499

cuaca 228000500

cuaca 228000501

cuaca 228000502

cuaca 228000503

cuaca 228000504

cuaca 228000505

cuaca 228000506

cuaca 228000507

cuaca 228000508

cuaca 228000509

cuaca 228000510

cuaca 228000551

cuaca 228000552

cuaca 228000553

cuaca 228000554

cuaca 228000555

cuaca 228000556

cuaca 228000557

cuaca 228000558

cuaca 228000559

cuaca 228000560

cuaca 228000561

cuaca 228000562

cuaca 228000563

cuaca 228000564

cuaca 228000565

cuaca 228000566

cuaca 228000567

cuaca 228000568

cuaca 228000569

cuaca 228000570

cuaca 228000571

cuaca 228000572

cuaca 228000573

cuaca 228000574

cuaca 228000575

cuaca 228000576

cuaca 228000577

cuaca 228000578

cuaca 228000579

cuaca 228000580

cuaca 228000581

cuaca 228000582

cuaca 228000583

cuaca 228000584

cuaca 228000585

cuaca 228000586

cuaca 228000587

cuaca 228000588

cuaca 228000589

cuaca 228000590

cuaca 228000591

cuaca 228000592

cuaca 228000593

cuaca 228000594

cuaca 228000595

cuaca 228000596

cuaca 228000597

cuaca 228000598

cuaca 228000599

cuaca 228000600

cuaca 228000601

cuaca 228000602

cuaca 228000603

cuaca 228000604

cuaca 228000605

cuaca 228000606

cuaca 228000607

cuaca 228000608

cuaca 228000609

cuaca 228000610

prediksi scatter hitam

algoritma rtp mahjong ways2

logika pola pg soft

analisa rtp kasino modern

optimasi scatter riwayat putaran

article 228000466

article 228000467

article 228000468

article 228000469

article 228000470

article 228000471

article 228000472

article 228000473

article 228000474

article 228000475

post 238000571

post 238000572

post 238000573

post 238000574

post 238000575

post 238000576

post 238000577

post 238000578

post 238000579

post 238000580

disiplin pola rtp mahjong2

fenomena rtp scatter hitam

strategi taruhan berdasarkan rtp

mekanik mesin pgsoft rtp

panduan analisis rtp mahjong

info 328000501

info 328000502

info 328000503

info 328000504

info 328000505

info 328000506

info 328000507

info 328000508

info 328000509

info 328000510

info 328000511

info 328000512

info 328000513

info 328000514

info 328000515

info 328000516

info 328000517

info 328000518

info 328000519

info 328000520

info 328000521

info 328000522

info 328000523

info 328000524

info 328000525

info 328000526

info 328000527

info 328000528

info 328000529

info 328000530

info 328000531

info 328000532

info 328000533

info 328000534

info 328000535

info 328000536

info 328000537

info 328000538

info 328000539

info 328000540

berita 428000001

berita 428000602

berita 428001203

berita 428001804

berita 428002405

berita 428003006

berita 428003607

berita 428004208

berita 428004809

berita 428005410

berita 428006011

berita 428006612

berita 428007213

berita 428007814

berita 428008415

berita 428009016

berita 428009617

berita 428010218

berita 428010819

berita 428011420

analisis rtp 428011421

manajemen modal 428011422

variabel rtp live 428011423

algoritma kasino 428011424

efisiensi rtp 428011425

distribusi scatter 428011426

respon rtp 428011427

volatilitas livecasino 428011428

data rtp sweetbonanza 428011429

algoritma scatter 428011430

metrik rtp 428011431

interface server 428011432

fluktuasi rtp 428011433

log historis 428011434

komparatif rtp 428011435

berita 428011421

berita 428011422

berita 428011423

berita 428011424

berita 428011425

berita 428011426

berita 428011427

berita 428011428

berita 428011429

berita 428011430

berita 428011431

berita 428011432

berita 428011433

berita 428011434

berita 428011435

kajian 638000001

kajian 638000002

kajian 638000003

kajian 638000004

kajian 638000005

kajian 638000006

kajian 638000007

kajian 638000008

kajian 638000009

kajian 638000010

kajian 638000011

kajian 638000012

kajian 638000013

kajian 638000014

kajian 638000015

kajian 638000016

kajian 638000017

kajian 638000018

kajian 638000019

kajian 638000020

news-1701