Penuhi Kebutuhan Protein Hewani, Bupati Ardiansyah Lirik Sektor Peternakan

Bupati Kutai Timur Ardiansyah saat pelaksanaan acara panen pedet. (Doc. Populism.id)

Populism.id, KUTIM – Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman mendorong sektor peternakan untuk memenuhi kebutuhan lokal.

Hal itu disampaikan Ardiansyah saat pelaksanaan acara panen pedet yang digagas oleh Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Kutai Timur baru-baru ini.

Ia mengungkapkan bahwa pada tahun 2020, populasi sapi di Kabupaten Kutai Timur mencapai 19.775 ekor, dengan produksi daging mencapai 4.503,35 ton.

Dia menetapkan target kesiapan 5.000 ekor sapi setiap tahun untuk memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat Kutai Timur.

“Saat ini baru ada seribuan lebih sapi di Kutim, dan jumlah tersebut belum cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumsi daging masyarakat. Harapannya dengan adanya kegiatan panen pedet bisa memenuhi kuota daging sapi bagi warga Kutim,” ujar Ardiansyah.

Selain memberikan manfaat pertambahan nilai ekonomi dari subsektor pertanian, panen pedet juga mendukung sektor pertanian, terutama dalam penyediaan bahan pupuk organik.

Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Kutai Timur, Diah Ratnaningrum menyebut, beberapa aspek yang menjadi fokus program seperti peningkatan kualitas pakan, bibit, kesehatan hewan, dan pengendalian pemotongan betina produktif.

“Pengolahan produk asal hewan serta manajemen usaha. Saat ini, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) juga telah fokus pada Upsus Siwab (Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting),” tambah Diah.

Diah mendorong pola pemeliharaan sapi dari individu ke kelompok dengan pola perkandangan koloni untuk memenuhi skala ekonomi. Program ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas sapi lokal.

Selain itu, dia juga mendorong pola integrasi peternakan dan tanaman, seperti integrasi sapi-sawit dan jagung-sawit.

“Ada simbiosis mutualisme, saling menguntungkan antara limbah sawit menjadi pakan ternak. Kemudian kotoran sapi dimanfaatkan untuk pupuk organik sawit. Hasilnya adalah peningkatan Tandan Buah Segar (TBS) setelah menggunakan pupuk organik,” jelas Diah.

Acara panen pedet ini menjadi langkah positif dalam mewujudkan ketahanan pangan dan pembangunan pertanian yang berkelanjutan di Kutai Timur. (Adv)

[Royen-Populismedia]

news-0612-mu

yakinjp


sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

judi bola online

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

ayowin

mahjong ways

judi bola online

8881

8882

8883

8884

8885

8886

8887

8888

8889

8890

8891

8892

8893

8894

8895

8941

8942

8943

8944

8945

8946

8947

8948

8949

8950

8952

8953

8954

8955

9001

9002

9003

9004

9005

9006

9007

9008

9009

9010

9011

9012

9013

9014

9015

10031

10032

10033

10034

10035

10036

10037

10038

10039

10040

10041

10042

10043

10044

10045

8896

8897

8898

8899

8900

8956

8957

8958

8959

8960

8961

8962

8963

8964

8965

8966

8967

8968

8969

8970

9016

9017

9018

9019

9020

9021

9022

9023

9024

9025

9026

9027

9028

9029

9030

10046

10047

10048

10049

10050

10051

10052

10053

10054

10055

10056

10057

10058

10059

10060

8971

8972

8973

8974

8975

8976

8977

8978

8979

8980

8981

8982

8983

8984

8985

9031

9032

9033

9034

9035

9036

9037

9038

9039

9040

9041

9042

9043

9044

9045

8866

8867

8868

8869

8870

8871

8872

8873

8874

8875

8876

8877

8878

8879

8880

8996

8997

8998

8999

9000

9046

9047

9048

9049

9050

9051

9052

9053

9054

9055

10061

10062

10063

10064

10065

10066

10067

10068

10069

10070

10001

10002

10003

10004

10005

10006

10007

10008

10009

10010

10011

10012

10013

10014

10015

10016

10017

10018

10019

10020

10021

10022

10023

10024

10025

10026

10027

10028

10029

10030

10071

10072

10073

10074

10075

10076

10077

10078

10079

10080

10081

10082

10083

10084

10085

news-0612-mu