BONTANG– Anggota Komisi B DPRD Kota Bontang, Suharno, menyoroti peran strategis generasi muda dalam memperjuangkan hak-hak daerah.
Ia mendorong organisasi kepemudaan memanfaatkan ruang gerak mereka untuk menyuarakan dampak kebijakan pemerintah pusat terhadap pembangunan di tingkat lokal.
Pernyataan tersebut disampaikan Suharno merespons pentingnya kepastian dukungan anggaran dan kewenangan daerah. Menurutnya, efektivitas pembinaan pemuda serta keberlanjutan program pembangunan sangat bergantung pada stabilitas fiskal Bontang.
Suharno menegaskan, organisasi pemuda mestinya tidak membatasi diri hanya pada kegiatan internal. Wadah ini harus bertransformasi menjadi kekuatan penekan yang aktif menyampaikan aspirasi daerah ke jajaran pemerintah pusat.
“Organisasi kepemudaan dapat ikut mengambil peran dalam menyuarakan kepentingan daerah, agar dukungan anggaran dan kewenangan yang dibutuhkan daerah dapat kembali diperkuat,” ujar kata Suharno saat dikonfirmasi, Selasa (23/6/2026).
Di sisi lain, Suharno mengingatkan regulasi yang tengah disusun memang mewajibkan pemerintah memfasilitasi aktivitas kepemudaan. Namun, kemampuan eksekusi di lapangan tetap kembali pada kondisi keuangan daerah.
Suharno mengkhawatirkan penurunan kapasitas anggaran daerah bakal berdampak langsung pada pemangkasan porsi dukungan bagi program pemuda. Alasan inilah yang membuatnya mengajak seluruh elemen pemuda tidak sekadar menjadi peserta kegiatan, melainkan ikut mengawal kebijakan publik.
“Pemuda memiliki ruang lebih luas untuk menyampaikan aspirasi, karena itu saya mengajak teman-teman pemuda untuk bersuara,” tandasnya. (Adv)









Leave a Reply