BONTANG – Pemkot Bontang terus mendukung, pembuatan film pendek untuk pelajar.
Dukungan itu diwujudkan dengan kehadiran Wali Kota Bontang Neni Moernaeni saat membuka Workshop Pembuatan Film Pendek, di Gedung Mini Teater Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bontang.
Giat itu diikuti 60 pelajar tingkat SMA di Bontang, selama tiga hari, mulai dari Senin-Rabu (18-20/5/2026).
Dalam sambutannya, Neni Moerniaeni menilai pelaksanaan workshop untuk pelajar itu mampu menjadi ruang pengembangan kreativitas generasi muda.
Menurutnya, film pendek kini memiliki peran penting tidak hanya sebagai media hiburan, tetapi juga sarana edukasi dan komunikasi yang dapat menyampaikan pesan positif kepada masyarakat.
“Workshop ini digagas komunitas Sineas Besai Berinta sebagai upaya mendukung pengembangan ekonomi kreatif di Bontang, khususnya pada subsektor film, animasi, dan video. Selain penyampaian materi, peserta juga mendapat kesempatan praktik langsung membuat film pendek secara berkelompok,” kata Neni Moernaeni saat dikonfirmasi, Senin (18/5).
Ia menilai pelajar di Kota Bontang memiliki potensi besar dalam industri kreatif, mulai dari videografi, fotografi, penulisan naskah, hingga penguasaan teknologi editing digital.
Sehingga, Pemkot Bontang berkomitmen terus mendukung pengembangan kemampuan generasi muda agar mampu menghasilkan karya kreatif yang bernilai ekonomi.
Harapannya, giat ini dapat menjadi wadah edukasi dan kolaborasi bagi pelajar sekaligus memperkuat perkembangan ekosistem perfilman di Kota Bontang.
“Melalui workshop ini kami berharap para peserta tidak hanya memahami teknik produksi film, tetapi juga belajar membangun kerja sama, kreativitas, kemampuan bercerita, serta menyampaikan pesan moral melalui karya visual,” tandasnya. (Adv)












Leave a Reply