Winardi Usul Laboratorium DLH Dioptimalkan untuk Dongkrak PAD

Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Bontang, Winardi. (Doc. Populismedia)

BONTANG – Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Bontang, Winardi, menilai labortorium lingkungan milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bisa jadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menurutnya, optimalisasi fungsi laboratorium lingkungan harus dilaksanakan dengan membangun kerja sama dengan perguruan tinggi agar dapat melayani kebutuhan pengujian lingkungan bagi perusahaan di Kota Bontang.

Peluang tersebut cukup besar mengingat Bontang merupakan kawasan industri yang dihuni banyak perusahaan. apabila laboratorium DLH telah memenuhi standar yang dibutuhkan, pengujian sampel lingkungan tidak perlu lagi dilakukan di luar daerah.

Sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi pemerintah daerah. “Coba kita bikin Momerandum of Understanding (MoU) dengan universitas. Arahkan perusahaan-perusahaan melakukan uji laboratorium di kita, itu kan pendapatan juga,” kata Winardi saat dikonfirmasi, Senin (6/7/2026).

Ia menjelaskan, kolaborasi dengan perguruan tinggi juga dapat menjadi solusi apabila masih terdapat keterbatasan dari sisi fasilitas maupun kemampuan teknis.

Selain meningkatkan kualitas layanan laboratorium, kerja sama tersebut dinilai mampu memberikan manfaat bagi seluruh pihak yang terlibat. “Ada potensi bisnis, ada potensi sama-sama profit,” terangnya.

Menanggapihal itu, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah DLH Kota Bontang, Syakhruddin, menuturkan, pengembangan laboratorium hingga dapat menghasilkan retribusi memang menjadi salah satu target dinas.
Namun, kesiapan sarana dan prasarana masih menjadi tantangan yang harus dipenuhi. “Ini potensinya cukup besar harus diakui, tetapi juga perlu jadi perhatian untuk kesiapan lab,” ujarnya.

Syakhruddin menjelaskan, tenaga yang akan mengoperasikan laboratorium sebenarnya telah tersedia. Meski demikian, keterbatasan peralatan membuat layanan pengujian belum dapat berjalan secara maksimal.

Sehingga, DLH berharap adanya dukungan anggaran untuk melengkapi fasilitas laboratorium. Dengan peralatan yang memadai, laboratorium tidak hanya berfungsi mendukung pengawasan lingkungan, tetapi juga berpotensi menjadi sumber PAD melalui layanan pengujian bagi perusahaan yang beroperasi di Kota Bontang.

“Terima kasih sudah diingatkan kembali, untuk itu mudah-mudahan ini bisa didukung,” tutupnya.