BONTANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang menetapkan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP dimulai pada Juni 2026.
Sekretaris Disdikbud Bontang Saparuddin mengatakan, dalam skema tersebut, jalur domisili menjadi salah satu prioritas dengan alokasi kuota mencapai 40 persen.
Semisal, jalur domisili di SMP Negeri 1 Bontang. Seleksi jalur domisili tak mempertimbangkan nilai akademik. Tetapi berdasarkan jarak tempat tinggal calon siswa dengan sekolah.
“Kebijakan ini tetap mengacu pada petunjuk teknis (juknis) tahun sebelumnya,” kata Saparuddin saat dikonfirmasi, Selasa (7/4/2026).
Sementara itu, Kepala SMP Neger 1 Bontang, Riyanto, menjelaskan calon peserta didik yang berada dalam radius terdekat, maksimal 400 meter dari sekolah, akan diprioritaskan dalam jalur ini.
“Juknisnya tidak berubah, masih sama seperti tahun lalu. Jalur domisili tetap tidak melihat nilai, tetapi berdasarkan jarak tempat tinggal,” ujarnya.
Ia menuturkan, semakin dekat lokasi tempat tinggal calon siswa dengan sekolah, maka peluang untuk diterima akan semakin besar.
Menurutnya, ketentuan radius maksimal 400 meter pun masih diberlakukan seperti tahun sebelumnya.
Adapun jadwal pelaksanaan, pendaftaran jalur domisili dibuka pada 2 hingga 4 Juni 2026, bersamaan dengan jalur afirmasi. Hasil seleksi diumumkan pada 5 Juni 2026.
Selanjutnya, jalur prestasi dijadwalkan berlangsung pada 8 hingga 10 Juni, dengan pengumuman pada 11 Juni 2026. Peserta yang dinyatakan lolos diwajibkan melakukan daftar ulang pada 12 hingga 17 Juni 2026.
“Perubahan pada SPMB tahun ini hanya terjadi pada komposisi kuota masing-masing jalur, sementara aturan dasar tetap mengikuti kebijakan sebelumnya,” tandasnya. (Adv)














Leave a Reply