BONTANG – Disdikbud Bontang menyambut baik pelaksanaan program penghijauan, garapan SMP Negeri 2 Bontang.
Program penghijauan diklaim atasi penggunaan sampah plastik, dengan cara mendaur ulang limbah plastik menjadi produk berdaya guna.
Semisal, kursi yang terbuat dari kumpulan botol air minum kemasan.
“Program ini merupakan implementasi pendidikan karakter bagi siswa. Mereka jadi lebih peduli dengan lingkungan sekitar,” kata Kadisdikbud Bontang Abdu Safa Muha saat dikonfirmasi, Kamis (16/4/2026).
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMPN 2 Bontang, Jumadi, menjelaskan setiap hari Kamis dan Jumat, siswa diajak mengumpulkan serta memanfaatkan botol plastik bekas.
Sampah tersebut tidak hanya berasal dari rumah, tetapi juga diambil dari lingkungan sekolah.
“Kami manfaatkan sampah plastik yang ada di sekitar sekolah dan lingkungan rumah para siswa,” terangnya.
Setelah itu, ia menjelaskan, para siswa mengolah botol plastik menjadi berbagai produk, seperti pot bunga hingga kursi yang dapat digunakan kembali di lingkungan sekolah.
Program ini sekaligus mendukung konsep penghijauan dengan memanfaatkan pot gantung, sesuai arahan pemerintah daerah.
“Tentu ini sangat membantu karena keterbatasan lahan terbuka di sekolah. Maka kami diarahkan untuk membuat pot gantung,” terangnya. (Adv)














Leave a Reply