BONTANG – Fraksi PKB DPRD Kota Bontang meminta Pemkot Bontang, beri alasan tentang tak ada alokasi belanja subsidi dalam APBD 2025.
Anggota Fraksi PKB, Bonnie Sukardi, mengatakan penjelasan pemerintah diperlukan untuk mengetahui kebijakan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
“Fraksi PKB meminta penjelasan mengenai pertimbangan tidak dialokasikannya belanja subsidi pada tahun anggaran 2025, khususnya sektor kebutuhan dasar masyarakat,” kata Bonnie -sapaan akrabnya) saat menyampaikan pandangan tersebut dalam pembahasan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2025, Rabu (17/6/2026).
Namun, nihilnya belanja bunga dalam APBD 2025 menunjukkan Pemkot Bontang tidak memiliki kewajiban pembayaran bunga atas pinjaman daerah. “Fraksi PKB mengapresiasi tidak adanya belanja bunga yang menunjukkan tidak terdapat beban pinjaman daerah,” terangnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, menjelaskan pengalokasian subsidi disesuaikan dengan kewenangan pemerintah daerah, kebutuhan masyarakat, serta ketentuan peraturan perundang-undangan.
Pada 2025, Pemkot Bontang mengarahkan dukungan kepada warga melalui berbagai program. Kebijakan tersebut mencakup pelayanan publik, bantuan sosial, pemberdayaan masyarakat, akses pendidikan dan kesehatan, serta pembangunan infrastruktur dasar.
“Kami memilih mengarahkan dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat,” tandasnya. (Adv)












Leave a Reply