Kejurnas 2026 Makassar, Soft Tennis Kaltim Raih Posisi Kedua

Kontingen dan Ofisial Soft Tennis Kaltim. (Istimewa)

MAKASSAR – Kontingen Soft Tennis Kalimantan Timur (Kaltim) berhasil menempati posisi kedua dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Soft Tennis Indonesia 2026 yang berlangsung di Makassar, Sulawesi Selatan.

Hasil tersebut diraih melalui sejumlah pencapaian atlet Kaltim di beberapa nomor pertandingan, termasuk raihan satu medali emas, satu perak, dan satu perunggu.

Pelatih Kepala Soft Tennis Kalimantan Timur, Noor Asnan, menyampaikan pencapaian tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan dan persiapan yang dilakukan secara berkesinambungan.

Menurutnya, kedisiplinan menjalani latihan serta kesiapan mental menjadi bagian penting dalam menghadapi persaingan di tingkat nasional.

“Keberhasilan ini merupakan hasil dari latihan rutin dan persiapan yang kami lakukan secara berkelanjutan. Kami juga bersyukur karena kondisi mental atlet cukup baik sehingga mereka mampu tampil maksimal dan memberikan hasil terbaik bagi Kalimantan Timur,” ujar Noor Asnan saat dikonfirmasi, Senin (2/10/2026).

Ia mengatakan, pembinaan atlet Soft Tennis di Kaltim berlangsung secara terstruktur, mulai dari kelompok usia dini hingga atlet yang dipersiapkan untuk mencapai prestasi.

Bahkan, para atlet menjalani program latihan sebanyak empat kali dalam sepekan guna menjaga kondisi fisik, mengasah keterampilan teknik, serta meningkatkan kesiapan menghadapi pertandingan.

Pada kejuaraan tersebut, Kaltim mengirimkan delapan atlet, terdiri atas empat atlet putra dan empat putri. Meski sejumlah atlet senior tidak dapat memperkuat tim karena memiliki agenda lain, kontingen Kaltim tetap mampu bersaing dengan menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Medali emas berhasil dipersembahkan melalui nomor beregu campuran yang diperkuat Syaiful Fadhila, Nur Hanifah Wasilah, Elita Sintia Dewi, dan Padil.

Sementara itu, Syaiful Fadhila juga menambah perolehan medali dengan meraih perak pada nomor tunggal putra U-33.

Tambahan medali perunggu diperoleh dari nomor ganda putri. Sejumlah atlet putri Kaltim, di antaranya Maulidia Aini, Fausiah Khairul, Arcyta Cintya, dan Nur Hanifah, turut memperkuat kontingen dalam persaingan di berbagai nomor pertandingan. Adapun pada nomor ganda putra, Syaiful Fadhila berpasangan dengan Khairul Anam.

Ia menilai hasil yang diperoleh di Makassar tidak hanya menjadi pencapaian dari sisi perolehan medali, tetapi juga menjadi bahan evaluasi terhadap perkembangan pembinaan atlet di daerah.

Harapannya, hasil tersebut dapat meningkatkan motivasi para atlet untuk terus memperbaiki kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan selanjutnya.

Sementara itu, Ketua Pengprov Soft Tennis Kalimantan Timur, Fransiska, mengapresiasi terhadap pelaksanaan Kejurnas Soft Tennis Indonesia 2026 di Makassar.

Menurutnya, penyelenggaraan kejuaraan berjalan dengan baik, didukung pelayanan dan fasilitas yang menunjang kebutuhan atlet maupun ofisial.

“Menurut saya, penyelenggaraan Kejurnas kali ini sangat baik. Kami mendapatkan pelayanan yang memadai, mulai dari penginapan, fasilitas, konsumsi, hingga aspek keamanan yang terjaga. Hal ini tentu memberikan kenyamanan bagi atlet dan ofisial selama mengikuti kejuaraan,” terangnya.

Ia mengatakan, menyebut hasil yang diraih kontingen Kaltim akan menjadi bekal untuk melanjutkan program pembinaan. Pengprov Soft Tennis Kaltim kini mulai mengarahkan perhatian pada persiapan Pekan Olahraga Pelajar Provinsi (Popprov) di Kaltim

“Setelah agenda tersebut, pembinaan dan persiapan atlet juga akan difokuskan untuk menghadapi babak kualifikasi (BK) Soft Tennis sebagai bagian dari rangkaian persiapan menuju kompetisi 2027,” tandasnya.