Semua Siswa Kini Dapat Perlengkapan Sekolah Gratis, Komisi A DPRD Apresiasi Kebijakan Pemkot Bontang

Anggota Komisi A DPRD Kota Bontang, Muhammad Yusuf. (Istimewa)

BONTANG – Anggota Komisi A DPRD Kota Bontang, Muhammad Yusuf mengapresiasi program bantuan perlengkapan sekolah gratis bagi pelajar.

Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap kebutuhan pendidikan masyarakat. Bantuan yang sebelumnya diperuntukkan bagi siswa kelas 1 SD dan kelas 7 SMP kini mencakup seluruh peserta didik.

“Kalau sebelumnya program gratis seragam cuma kelas 1 SD dan kelas 7 SMP, sekarang semuanya sudah menerima,” kata Muhammad Yusuf saat dikonfirmasi, Senin (10/8/2026).

Ia menjelaskan, kebutuhan perlengkapan sekolah menjadi salah satu pengeluaran keluarga yang muncul setiap tahun ajaran baru. Perluasan penerima bantuan dinilai dapat membantu mengurangi biaya yang harus disiapkan orang tua, terutama keluarga kurang mampu.

Dia mengimbau, agar para siswa agar bantuan yang diterima digunakan sesuai kebutuhan pendidikan. Seragam, sepatu, tas, serta perlengkapan lainnya diharapkan menunjang aktivitas siswa selama berada di lingkungan sekolah.

“Jangan sampai bajunya dipakai di luar peruntukannya untuk anak-anak kita, bukan dipakai di luar sekolah,” terangnya.

Sementara itu, Wakil Bidang Kurikulum SMP Negeri 8 Bontang, Surtiti Marsudi, mengatakan siswa telah menerima sejumlah perlengkapan sekolah dari program bantuan tersebut.
Bantuan yang diterima siswa mencakup seragam, tas, sepatu, dan sejumlah kebutuhan pendidikan lainnya. program itu cukup membantu keluarga siswa dalam memenuhi kebutuhan sekolah.

“Ini sangat membantu sekali, khususnya di SMP 8 yang banyak wilayah zonasi. Banyak dari keluarga kurang mampu, jadi sangat terbantu,” terangnya.

Kemudian, Kepala SMPN 8 Bontang Selatan, Eko Yuli Atmanto, menjelaskan proses penyaluran perlengkapan sekolah masih berlangsung. Sebagian besar bantuan telah dibagikan kepada siswa, sedangkan buku dan sepatu masih dalam proses distribusi.

“Laporan hasil distribusi yang belum kami sampaikan saat ini hanya buku dan sepatu. Sisanya sudah kami distribusikan, mulai dari perlengkapan dan seragam,” tandasnya. (Adv)