BONTANG – Komitmen Pemkot Bontang dalam memperkuat sektor maritim kembali ditegaskan Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, saat menghadiri Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), di Pelabuhan Tanjung Laut, Bontang Selatan, Kamis (18/6/2026).
Dalam kegiatan tersebut, jabatan Kepala KSOP Kelas II Bontang resmi diserahterimakan dari Capt. Kristina Anthon kepada Capt. M. Ridha Rengreng. Penandatanganan berita acara serah terima jabatan disaksikan langsung oleh Wawali Bontang Agus Haris.
AH -sapaan akrabnya – menyampaikan apresiasi kepada Capt. Kristina Anthon atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin KSOP Kelas II Bontang sejak Oktober 2024 hingga Mei 2026.
“Pemkot Bontang mengapresiasi sinergi yang telah terjalin selama ini. Berbagai upaya yang dilakukan telah mendukung keselamatan, keamanan, dan kelancaran tata kelola kepelabuhanan di Kota Bontang,” kata AH saat dikonfirmasi, Kamis (18/6).
Menurutnya, sektor pelabuhan dan pelayaran memiliki posisi strategis sebagai urat nadi transformasi ekonomi Bontang yang terus berkembang sebagai kota industri dan jasa serta daerah mitra Ibu Kota Nusantara (IKN).
Sehingga, pentingnya penguatan infrastruktur maritim sebagai bagian dari pembangunan daerah. Salah satunya melalui rencana perluasan Pelabuhan Lok Tuan seluas empat hektare yang akan dilengkapi fasilitas cold storage, terminal peti kemas, dan gudang logistik dengan tetap memperhatikan aspek kelestarian lingkungan.
Selain itu, rencana pembangunan pelabuhan peti kemas di Kawasan Industri Sekambing Jaya guna meningkatkan efisiensi logistik, menarik investasi, serta mendukung pengembangan industri hilirisasi perikanan.
“Sinergi dan dukungan KSOP sangat dibutuhkan untuk mengawal berbagai program pembangunan maritim tersebut. Kami optimistis kolaborasi yang telah terbangun akan semakin kuat ke depan,” terangnya.
Sementara itu, Capt. Kristina Anthon yang akan melanjutkan tugas di KSOP Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur, menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran KSOP, pemerintah daerah, instansi vertikal, perusahaan, serta mitra kerja yang telah memberikan dukungan selama dirinya bertugas di Bontang.
Menurut Kristina, berbagai capaian yang diraih selama 19 bulan masa tugas merupakan hasil kerja bersama seluruh tim.
“Seorang pimpinan harus berani berdiri paling depan ketika terjadi kesalahan. Namun ketika ada prestasi dan keberhasilan, itu adalah hasil kerja bersama sebuah super tim,” ungkapnya.
Ia berharap berbagai program yang telah dirintis dapat terus dilanjutkan oleh kepemimpinan berikutnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala KSOP Kelas II Bontang yang baru, Capt. M. Ridha Rengreng, menyampaikan permohonan maaf karena pelaksanaan sertijab sempat tertunda lantaran dirinya masih menjalankan ibadah haji.
Ridha menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program yang telah berjalan sekaligus memperkuat peran pelabuhan sebagai penggerak ekonomi daerah.
“Pelabuhan Bontang harus semakin maju, tidak hanya berperan di tingkat regional maupun nasional, tetapi juga mampu bersaing di tingkat internasional,” tandasnya. (Adv)











Leave a Reply