BONTANG – Fraksi Gerindra DPRD Bontang meminta, Pemkot Bontang mengevaluasi kinerja perusahaan daerah agar kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) meningkat.
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Bontang, Sem Nalpa Mario Guling, menyampaikan usulan tersebut saat membacakan pandangan fraksi, Rabu (17/6/2026).
Menurutnya, evaluasi perlu dilakukan untuk mengukur hasil usaha perusahaan daerah dibandingkan dengan penyertaan modal pemerintah.
Bahkan, dividen menjadi salah satu sumber penerimaan PAD. Analisis berkala diperlukan untuk melihat kinerja perusahaan sekaligus menentukan langkah perbaikan.
“Mengingat dividen-dividen menjadi salah satu sumber PAD, maka evaluasi dan analisis seluruh kinerja BUMD perlu dilakukan sehingga PAD yang dihasilkan sebanding dengan penyertaan modal yang diberikan,” kata Sem Nalpa saat dikonfirmasi, Rabu (17/6).
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, menuturkan, telah melakukan sejumlah kebijakan untuk meningkatkan pendapatan perusahaan daerah. Salah satunya melalui penyesuaian tarif Perumda Air Minum Bontang
Selain penyesuaian tarif, Pemkot Bontang memperoleh tambahan jaringan gas rumah tangga melalui APBN pada 2026 sebanyak 11.553 sambungan. Infrastruktur tersebut menjadi bagian dari pengembangan layanan gas bagi masyarakat.
Harapannya, penambahan jaringan dapat mendukung peningkatan pendapatan PT Bontang Migas dan Energi (Perseroda), sehingga kontribusinya terhadap PAD turut bertambah.
“Pemkot Bontang telah melakukan penyesuaian tarif Perumda dan penambahan jaringan gas rumah tangga,” tandasnya. (Adv)











Leave a Reply